ANGKA transaksi meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu, menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik di wilayah timur Indonesia.
Data PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan Tenggara dan Barat (UID Sulselrabar) menunjukkan, jumlah transaksi SPKLU selama periode Idulfitri tahun ini mencapai 2.701 transaksi dengan total nilai transaksi Rp194.810.875.
Angka itu melonjak 208% dibandingkan periode Idulfitri 1446 H yang hanya mencatat 875 transaksi senilai Rp63.135.672.
Baca juga : Mudik Lebaran 2026: 180 Ribu Mobil Listrik Mengaspal, SPKLU Kunci
"Peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat menggunakan kendaraan listrik, khususnya pada momen mudik Lebaran. Ini juga indikator bahwa kepercayaan terhadap kesiapan infrastruktur SPKLU yang kami sediakan semakin meningkat," ujar Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, di Makassar.
PLN memastikan seluruh infrastruktur SPKLU beroperasi optimal, aman, dan andal guna mendukung kelancaran mobilitas, termasuk perjalanan jarak jauh.
Hingga 1 April 2026, PLN telah mengoperasikan 74 unit SPKLU yang tersebar di 54 lokasi di tiga provinsi: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Baca juga : Masyarakat Diajak Akselerasi Kendaraan Listrik Berbasis Baterai
Amirul menambahkan, ke depan PLN terus melakukan penambahan infrastruktur secara bertahap untuk memastikan kemudahan akses pengisian daya. "Pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan layanan," tambahnya.
Secara nasional, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menilai peningkatan transaksi SPKLU menunjukkan perkembangan pesat penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. "Tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya tidak kita bangun," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, strategi pengembangan SPKLU dari sisi kuantitas, teknologi, dan integrasi layanan digital telah mendorong kepercayaan masyarakat.
PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar-SPKLU rata-rata 22 kilometer.
PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis dan meningkatkan sejumlah SPKLU dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging. Layanan digital PLN Mobile, seperti fitur Trip Planner dan AntreEV, turut memanjakan pengguna kendaraan listrik. (LN/E-4)





