Pantau - Thailand Akan Memperketat Kontrol Ekspor Minyak Sawit Mentah mulai 7 April 2026 selama satu tahun guna menjaga ketersediaan pasokan dalam negeri.
Kebijakan Pengendalian EksporLangkah ini diambil pemerintah Thailand untuk memastikan kebutuhan domestik tetap terpenuhi di tengah tingginya permintaan dan potensi ketidakstabilan pasokan.
Thailand sebagai produsen minyak sawit terbesar ketiga di dunia memandang pengendalian ekspor sebagai strategi penting untuk menjaga keseimbangan pasar dalam negeri.
Proyeksi Produksi dan Dampak KebijakanKantor Ekonomi Pertanian Thailand memproyeksikan produksi minyak sawit mentah mencapai 3,94 juta ton pada 2026.
Kebijakan ini diperkirakan berdampak pada perdagangan global minyak sawit mengingat posisi Thailand sebagai salah satu pemasok utama di pasar internasional.
Sebagai tambahan, kebijakan ini akan berlaku selama satu tahun dan akan dievaluasi sesuai kondisi pasar ke depan.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549140/original/054819300_1775571081-b5f46e7e-a914-4e50-8dad-d863912ea8fa.jpg)



