JAKARTA, KOMPAS.TV – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Mahfuz Sidik menilai pernyataan pengamat politik Saiful Mujani tentang pemakzulan atau impeachment dalam acara halal bihalal pengamat pada 31 Maret lalu, merupakan bentuk kritik yang sangat keras.
“Ya, saya kira yang disampaikan Pak Saiful Mujani ini bagian dari kritik yang memang sangat keras ya dari masyarakat, walaupun beliau punya posisi yang lebih khusus ya, bagian dari elite sebenarnya,” kata Mahfuz dalam dialog Kompas Petang Kompas TV, Selasa (7/4/2026).
“Dan terlalu jauh juga kalau kita segera memvonisnya sebagai makar ya,” tambahnya.
Meski demikian, kata dia, perlu ada pemahaman bahwa saat ini negara tengah berada dalam situasi krisis yang dapat mengarah pada pertarungan eksistensi.
“Tapi perlu kita pahami dan kita dudukkan konteks yang lebih luas, ketika kita sebagai bangsa dan negara ini, sebagaimana situasi yang dialami oleh banyak negara lain di dunia, ini memang sedang berada dalam satu situasi krisis ya, yang bisa mengarah kepada pertarungan eksistensi,” ungkapnya.
Baca Juga: Heboh Pernyataan Saiful Mujani soal Prabowo, Feri Amsari: Makar dan Impeachment Berbeda
“Bukan saja satu pemerintahan, tapi juga pertarungan eksistensi satu negara dan bangsa. Dan ini kan semua akibat dari perang yang berkelanjutan yang terjadi di Teluk Persia,” tambahnya.
Oleh sebab itu, ia menilai perlu ada pertimbangan yang matang dalam menyampaikan sikap politik walaupun diperbolehkan oleh konstitusi.
“Jadi saya kira konteks sosial politik, konteks dinamika global, ini perlu kita pertimbangkan di dalam kita menyampaikan sikap-sikap politik, walaupun secara konstitusi itu dilindungi, tetapi kita mengkalkulasi dampak apa yang itu bisa ditimbulkan.”
Mengenai respons pihak Istana yang cukup keras terkait pernyataan Saiful Mujani, Mahfuz menilai itu merupakan hal yang wajar.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- saiful mujani
- sekjen partai gelora
- mahfuz sidik
- impeachment
- prabowo subianto
- makar





