Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Masih Fluktuatif Usai Lebaran

metrotvnews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Semarang: Harga berbagai bahan pokok di pasar tradisional masih menunjukkan fluktuasi usai libur Lebaran. Di Pasar Karangayu Semarang, Jawa Tenggah (Jateng), misalnya. Komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah minyak goreng, gula pasir, dan plastik.

Seorang pedagang bernama Suwarni, mengatakan, harga minyak curah naik dari Rp17-18 ribu per liter menjadi Rp21 ribu per liter. Sedangkan harga gula pasir dijual dengan harga Rp17 ribu dari sebelumnya Rp16 ribu per kg. Kondisi ini telah berlangsung sejak periode Lebaran lalu.

"Minyak goreng curah itu Rp21 ribu per liter dari agen, sebelumnya Rp17-Rp18 ribu per liter. (Gula pasir) sebelumnya harga Rp16 ribu sekarang Rp17 ribu lebih. Mau Lebaran itu sudah pada naik semua," tutur Suwarni, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Senin, 6 April 2026. 
 
Di sisi lain, komoditas cabai rawit merah juga ikut melonjak menjadi Rp70 ribu per kg dari sebelumnya Rp55 ribu per kg. Sedangkan harga ayam justru turun di angka Rp40 ribu per kg.

Suwarni mengungkapkan bahwa stok produk dari distributor terpantau masih aman di tengah lonjakan harga tersebut. Namun, ia berharap situasi ini dapat kembali normal, terutama harga minyak goreng. 

Harga naik turun di Medan 

Serupa dengan Pasar Karangayu Semarang, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Tradisional Inpres Medan juga terpantau naik turun. Harga ayam potong dijual seharga Rp40 ribu per kg, naik dari sebelumnya Rp38 ribu per kg. 

Sementara itu, harga ayam kampung cenderung masih tinggi bertahan di angka Rp80 ribu per kg. Kenaikan ini dipengaruhi oleh biaya distribusi yang meningkat serta pasokan dari distributor yang terbatas.
  Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Bintoro Demak Masih 'Pedas'
Sedangkan untuk komoditas cabai justru menunjukkan penurunan. Harga cabai merah dijual dengan harga Rp22 ribu per kg dan cabai rawit Rp30 ribu per kg. Angka tersebut telah menurun dibandingkan dengan beberapa waktu lalu. 

Di sisi lain, bawang merah justru melonjak naik dari Rp35 ribu per kg menjadi Rp40 ribu per kg. Sementara itu, bawang putih tetap stabil di harga Rp35 ribu per kg dan tomat stabil di Rp12 ribu per kg. 

Di Pasar Tradisional Inpres Medan, harga MinyaKita juga masih stabil di harga Rp18,5 ribu per liter dan minyak goreng curah berada di angka Rp21 ribu per kg. Menurut keterangan pedagang, harga ini masih terpantau stabil meski daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih. 

Peningkatan harga sejumlah komoditas ini membuat masyarakat harus menyesuaikan diri bahkan sebagian dari mereka terpaksa harus mengurangi jumlah pembelian.

Para pedagang menyebut ketersediaan bahan pokok di pasar tersebut masih aman dan mencukupi. Para pedagang berharap daya beli masyarakat dapat kembali meningkat di tengah kondisi tersebut. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dampak Krisis Geopolitik, Bahan Baku Industri Tekstil Naik 40 Persen
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga Avtur Naik Tembus hingga Rp25 Ribu, Ini Daftar Terbaru
• 15 jam lalucelebesmedia.id
thumb
 Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Eskalasi Geopolitik
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Amar Bank (AMAR) Cetak Laba Bersih Rp249,6 Miliar pada 2025
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun per Februari 2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.