Stella Christie Ungkap Penyebab Energi Panas Bumi Belum Optimal di Indonesia

matamata.com
14 jam lalu
Cover Berita

Matamata.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mengungkapkan penyebab utama energi panas bumi (geothermal) belum dapat diaplikasikan secara efektif di Indonesia. Faktor harga yang belum kompetitif dibandingkan bahan bakar fosil menjadi hambatan utama.

"Penyebab implementasi geothermal belum berhasil hingga saat ini adalah masalah harga listrik. Biaya dari fossil fuel batu bara itu sekitar 7-8 sen per kilowatt hours (kWh), sementara geothermal di Indonesia masih sekitar 18 sen per kWh," ujar Stella Christie di Jakarta, Senin (6/4).

Stella menjelaskan, mahalnya harga listrik panas bumi tersebut merupakan fenomena global yang membuat banyak negara belum mengimplementasikan energi terbarukan ini secara masif. Meski demikian, ia optimistis Indonesia bisa menjadi pemimpin di sektor ini mengingat besarnya potensi yang dimiliki.

Berdasarkan data, sekitar 40 persen cadangan energi panas bumi dunia berada di Indonesia. Namun, pemanfaatannya saat ini masih sangat minim.

"Di Indonesia, kita baru menggunakan 10 persen dari potensi geothermal. Kita harus sungguh-sungguh bekerja sama dengan berbagai instansi untuk meninjau kembali ekosistem panas bumi di tanah air," tegasnya.

Lebih lanjut, Stella menggarisbawahi bahwa panas bumi harus menjadi prioritas riset strategis nasional. Selain ramah lingkungan, energi ini dinilai lebih konsisten karena tidak bergantung pada cuaca, berbeda dengan energi surya atau angin.

Saat ini, Pemerintah RI memosisikan riset energi sebagai pilar utama dalam Program Riset Strategis Nasional. Langkah ini diambil untuk mengejar target bauran energi terbarukan sebesar 23 persen sesuai kebijakan energi nasional.

Integrasi riset panas bumi ke skala nasional juga menjadi bagian dari komitmen Indonesia terhadap Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) demi mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat. (Antara)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Pastikan Stok Beras 4,6 Juta Ton Aman Hadapi Geopolitik dan El Nino
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Sinopsis BERI CINTA WAKTU SCTV Episode 206, Hari Ini Selasa 7 April 2026: Trian Bongkar Rahasia Herlina, Hubungan Keluarga Terancam Pecah
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemkot Semarang Percepat Pemulihan Dampak Puting Beliung di Gedawang, 65 Rumah Rusak
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Fokus Pemulihan di Barcelona, Raphinha Pasang Target Comeback di El Clasico Lawan Real Madrid
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Misi Artemis II Sukses Lintasi Sisi Jauh Bulan dan Pecahkan Rekor Jarak Terjauh
• 16 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.