Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencatat sebanyak 2.688 kepala keluarga (KK) terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu malam, 5 April 2026. Hingga kini, proses pendataan masih terus dilakukan.
“Sejak Senin hingga hari ini kami masih terus melakukan pendataan dan merekap jumlah korban terdampak banjir di Kota Bengkulu,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bengkulu, Deni, Selasa, 7 April 2026, melansir Antara. Berikut rincian wilayah terdampak banjir di Kota Bengkulu: Kecamatan Singaran Pati
- Kelurahan Jembatan Kecil: 68 rumah terendam
- Kelurahan Lingkar Timur: 6 KK
- Kelurahan Timur Indah: 30 KK
- Kelurahan Panorama: 54 KK
- Kelurahan Rawa Makmur: 41 KK
- Kelurahan Rawa Makmur Permai: 185 KK
- Kelurahan Pematang Gubernur: 173 KK
- Kelurahan Tanah Patah: 238 KK
- Kelurahan Tebeng: 745 KK
- Kelurahan Sawah Lebar Baru: 80 KK
- Kelurahan Anggut Atas: 29 KK
- Kelurahan Belakang Pondok: 95 KK
- Kelurahan Penurunan: 84 KK
- Kelurahan Anggut Bawah: 3 KK
- Kelurahan Kebun Dahri: 44 KK
- Kelurahan Tanjung Agung: 281 KK (895 jiwa)
- Kelurahan Sukamerindu: 147 KK
- Kelurahan Surabaya: 125 KK
- Kelurahan Pasar Bengkulu: 19 KK (75 jiwa)
- Kelurahan Semarang: 49 KK
- Kelurahan Kampung Kelawi: 5 KK (20 jiwa)
Deni menyebut bahwa sejak hari pertama kejadian, BPBD Kota Bengkulu telah menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok seperti mi instan, beras, dan air mineral kepada masyarakat yang terdampak banjir. "Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Baznas, dan Dinas Kesehatan. Kami berkolaborasi dan berbagi lokasi dalam penyaluran bantuan," ujarnya.




