KABAR kurang menyenangkan datang dari diva pop dunia, Lady Gaga. Penyanyi berusia 40 tahun tersebut terpaksa membatalkan pertunjukan ketiga sekaligus terakhirnya di Bell Centre, Montreal, Quebec, Senin (6/4). Keputusan berat ini diambil menyusul kondisi kesehatannya yang memburuk akibat infeksi pernapasan.
Melalui unggahan di Instagram Stories, pelantun lagu "Abracadabra" ini mengungkapkan rasa penyesalannya kepada para penggemar. Gaga menjelaskan dirinya telah berjuang melawan penyakit tersebut selama beberapa hari terakhir, namun kondisinya justru kian menurun.
Saran Dokter dan Pesan untuk PenggemarLady Gaga menegaskan pembatalan ini dilakukan atas saran medis yang ketat. Ia merasa tidak akan mampu memberikan penampilan maksimal yang layak didapatkan oleh para penonton jika memaksakan diri naik ke panggung.
Baca juga : Bad Bunny Guncang Panggung dengan Pesan Persatuan dan Budaya Puerto Rico di Super Bowl
"Saya sangat menyesal harus menyampaikan saya tidak dapat tampil malam ini dan harus membatalkan pertunjukan," tulis Gaga dalam pernyataannya. "Saya telah berjuang melawan infeksi pernapasan selama beberapa hari terakhir dan melakukan segala cara untuk beristirahat dan pulih, tetapi kondisinya memburuk."
Penyanyi berjuluk Mother Monster ini juga mengungkapkan rasa hancur hatinya karena harus mengecewakan para penggemar yang telah menantikannya.
"Dokter saya telah menyarankan dengan sangat keras agar saya tidak tampil hari ini dan sejujurnya saya rasa saya tidak bisa memberikan kualitas penampilan yang layak kalian dapatkan," lanjutnya. "Kepada semua orang yang datang malam ini, saya benar-benar hancur dan mohon maaf."
Baca juga : Bawakan Lagu Ikonik Mister Rogers di Super Bowl LX, Lady Gaga Suarakan Pesan Kemanusiaan
Perjalanan Mayhem Ball TourSebelum pembatalan ini, Lady Gaga sukses memukau penonton di Montreal pada pertunjukan hari Kamis (2/2) dan Jumat (3/2). Konser-konser tersebut merupakan bagian dari rangkaian Mayhem Ball Tour yang sangat dinantikan.
Setelah menyelesaikan agenda di Kanada, tur ini menyisakan tiga jadwal krusial, termasuk dua pertunjukan di Saint Paul, Minnesota, dan ditutup dengan konser megah di Madison Square Garden, New York City pada 13 April mendatang.
Mayhem Ball Tour sendiri diumumkan pada Maret 2025 sebagai respons atas antusiasme luar biasa terhadap album Mayhem. Berbeda dengan konser sebelumnya, kali ini Gaga memilih konsep arena untuk memberikan pengalaman teatrikal yang lebih mendetail.
"Kami memilih arena kali ini untuk memberi saya kesempatan mengontrol detail pertunjukan dengan cara yang tidak bisa dilakukan di stadion," tulisnya saat mengumumkan tur tersebut.
Meskipun sempat mengalami beberapa kendala jadwal, termasuk penyesuaian tanggal di Miami akibat masalah pita suara pada September lalu, Lady Gaga tetap berkomitmen untuk membawa visi artistik Mayhem secara langsung kepada para penggemarnya di berbagai belahan dunia. Saat ini, fokus utama sang artis adalah pemulihan total sebelum melanjutkan sisa jadwal tur yang tersisa. (People/Z-2)





