Pramono Minta Inspektorat Dalami Pengunggah Konten AI Parkir Liar di Kalisari

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta inspektorat mendalami kasus laporan warga soal parkir liar yang dibalas dengan foto buatan artificial intelligence (AI). Ia menyebutkan, Inspektorat DKI Jakarta tengah melakukan pendalaman terhadap Lurah Kalisari dan Suku Dinas (Sudin) terkait. 

"Jadi sekarang ini kan Inspektorat sedang melakukan pendalaman, baik itu kepada Lurah di Kalisari, kemudian PPSU-nya, kemudian Sudin-nya. Semuanya nanti pada saatnya pasti akan ketahuan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Sekedar informasi, persoalan parkir liar ini viral di media sosial. Pasalnya, laporan warga melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini) justru dibalas dengan foto buatan AI. Dari dua foto hasil tindak lanjut laporan tersebut, menampilkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berada di lokasi. 

Baca Juga :
Kasus Foto AI di JAKI, Pramono: Siapa Salah Harus Dihukum!

Pada foto pertama, kendaraan masih terlihat terparkir di sisi jalan. Sementara pada foto kedua, mobil tersebut sudah tidak tampak, yang dicurigai merupakan hasil AI. 

Dari hal tersebut, Pramono menegaskan bila kesalahan terhadap tindakan lanjutan pengaduan tersebut tidak boleh sepenuhnya dibebankan kepada PPSU. Menurutnya, petugas PPSU bukanlah orang yang memanipulasi foto rekayasa AI tersebut.

"Kalau kemudian menyalahkan ke PPSU juga enggak bisa, PPSU-nya pasti bukan orang yang melakukan atau memanipulasi tentang AI-nya," kata Pramono.

Baca Juga :
Duh! Viral Laporan Warga soal Parkir Liar Dibalas Foto AI, Pemprov DKI Buka Suara

Karena itu, Pramono meminta inspektorat menelusuri siapa pihak yang membuat konten AI dan mengunggah foto tersebut. Ia menyebut, meski lurah Kalisari Siti Nurhasanah sudah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian itu, penyelidikan tetap akan tetap berjalan.
  
"Yang saya minta untuk didalami dicari siapa yang melakukan AI-nya itu, kemudian yang meng-upload-nya, dan walaupun apa Ibu Lurahnya sudah minta maaf saya tetap minta untuk Inspektorat mendalami hal ini," tuturnya. 
 

(Erha Aprili Ramadhoni)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Game-Based Learning untuk Menghidupkan Budaya melalui Permainan Tradisional 
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Sejarah Peringatan Hari Kartini di Indonesia yang Selalu Jatuh Setiap Tanggal 21 April, Ternyata Ini Alasannya
• 14 jam lalugrid.id
thumb
KNPI Sulsel Temui Bupati Bulukumba, Bahas Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Harapan Penggugat Fadli Zon Jelang Putusan di Hari Kartini Nanti
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Air Ketuban Seperti Apa? Inilah Ciri-Ciri yang Perlu Bunda Tahu
• 1 jam lalutheasianparent.com
Berhasil disimpan.