Baru-baru ini, seorang wanita di Hubei, Tiongkok menginap di sebuah hotel bersama dua anaknya. Ia secara tak terduga menemukan bahwa di balik lukisan dekoratif yang tergantung di kamar terdapat sebuah pintu—bahkan pintu itu terbuat dari bahan seperti kertas. Saat dibuka, ia langsung terkejut karena di baliknya ternyata adalah tangga yang gelap.
EtIndonesia. Seorang warganet dari Hubei pada 5 April mengunggah video yang menceritakan bahwa ia mengunjungi kerabat bersama dua anaknya dan menginap di sebuah hotel di kota kecil. Ia merasa lukisan di kamar tampak aneh, lalu mencoba membukanya, dan ternyata di baliknya ada pintu lipat.
Dalam video, wanita itu berkata: “Saya melihat ada lukisan di sini, rasanya aneh, jadi saya buka sedikit, ternyata di belakangnya ada tirai ini.”
Saat ia membuka tirai tersebut, ia langsung kaget: “Wah! Di luar ini ternyata tangga! Aduh, kalau malam hari aman nggak ya? Ini cuma kain saja.”
4月5日,女子住酒店,房间里挂的画後面居然有个门,而且还是纸做的! pic.twitter.com/GmnYBCQLSl
— ying tang (@yingtan04410735) April 6, 2026 Memicu Perdebatan NetizenPenemuan pintu tersembunyi di kamar hotel ini langsung memicu banyak diskusi dan spekulasi dari warganet, seperti:
- “Kenapa ada orang yang menginap di hotel lalu tiba-tiba hilang? Mungkin ini alasannya.”
- “Pantas saja banyak yang hilang tanpa jejak.”
- “Ini rahasia orang menghilang.”
- “Apakah ini disiapkan untuk perdagangan manusia?”
Wanita yang mengunggah video tersebut kemudian menjelaskan di kolom komentar bahwa video itu direkam beberapa waktu lalu. Pada malam yang sama, ia sudah mengganti kamar.
Ia juga menyebutkan bahwa lokasi hotel tersebut cukup terpencil dan hanya ada satu hotel di daerah itu, sehingga tidak bisa pindah ke hotel lain.
Menanggapi kekhawatiran publik, pihak hotel menyatakan bahwa pintu tersebut adalah jalur akses untuk perawatan bangunan (maintenance), yang biasanya dalam kondisi terkunci dan tidak perlu dikhawatirkan.
Kekhawatiran Soal KeamananMeski demikian, kejadian ini menyoroti potensi kelemahan dalam manajemen keamanan dan perlindungan privasi di hotel, serta menimbulkan kekhawatiran di kalangan tamu mengenai keamanan saat menginap.
Dilaporkan oleh Luo Tingting/Disunting oleh Wen Hui





