Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai menyiapkan rencana pembangunan rumah susun (rusun) bagi prajurit TNI Angkatan Udara (AU) di Lampung sebagai upaya memenuhi kebutuhan hunian layak bagi aparat negara.
Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Tonny Harjono di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan bahwa pemerintah menyambut baik usulan pembangunan rusun tersebut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesejahteraan prajurit.
"Ini merupakan bagian dari komitmen negara untuk memastikan prajurit memiliki hunian yang layak, aman, dan terjangkau," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 7 April 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan hunian vertikal menjadi solusi strategis di tengah keterbatasan lahan serta tingginya kebutuhan tempat tinggal, khususnya di wilayah dengan aktivitas militer yang cukup padat seperti Lampung.
Saat ini, Kementerian PKP akan melakukan kajian lebih lanjut terkait kesiapan lahan, lokasi pembangunan, hingga skema pembiayaan agar proyek tersebut dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sebagai langkah percepatan, pemerintah juga akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan dijadwalkan turun ke Lampung untuk melakukan survei guna memastikan kesiapan lahan.
Di sisi lain, KSAU Tonny Harjono menyampaikan bahwa kebutuhan hunian bagi prajurit TNI AU di Lampung masih cukup tinggi. Karena itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah agar pembangunan rusun dapat segera direalisasikan.
"Kami berharap usulan ini bisa segera ditindaklanjuti sehingga prajurit mendapatkan hunian yang layak," kata Tonny.
Menurutnya, ketersediaan hunian yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kesiapan dan kinerja prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara Kementerian PKP dan TNI Angkatan Udara dalam mempercepat penyediaan hunian bagi prajurit, sekaligus memperkuat dukungan terhadap kesejahteraan aparat pertahanan.
Editor: Redaksi TVRINews





