PM Israel Netanyahu Desak Trump Tolak Gencatan Senjata dengan Iran, Apa Alasannya?

harianfajar
16 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tidak mengejar gencatan senjata dengan Iran. Seruan ini muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat antara AS, Israel, dan Iran, serta serangkaian serangan militer yang telah menimbulkan korban jiwa besar. Apa alasannya?

Sejak serangan gabungan AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari, konflik telah menyebabkan sedikitnya 1.340 korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. Iran membalas dengan meluncurkan serangan menggunakan pesawat tak berawak dan rudal ke Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi basis aset militer AS.

Netanyahu mengungkapkan kekhawatirannya dalam percakapan telepon dengan Trump pada Minggu, 5 April, bahwa gencatan senjata dengan Iran berpotensi membawa risiko strategis yang besar. “Gencatan senjata dengan Iran dapat membawa risiko strategis yang serius,” katanya kepada Axios melalui seorang pejabat Israel.

Dialog Trump dan Netanyahu tentang Syarat Gencatan Senjata

Di sisi lain, Presiden Trump menanggapi bahwa gencatan senjata hanya mungkin terjadi jika Iran memenuhi tuntutan AS. Ia menegaskan bahwa persyaratan utama adalah Iran menyerahkan semua uranium yang telah diperkaya dan berkomitmen untuk menghentikan pengayaan uranium secara permanen.

Lebih lanjut, Netanyahu memuji Trump atas operasi penyelamatan heroik seorang anggota awak pesawat AS yang baru-baru ini dilakukan. “Trump memuji Israel sebagai sekutu yang teguh, bertekad, dan kuat,” jelasnya, menambahkan bahwa kedua negara terus bekerja sama untuk menghancurkan rezim teror Iran.

Trump juga menyampaikan apresiasi atas bantuan Israel dalam operasi tersebut, menegaskan hubungan erat dan kolaborasi strategis antara kedua negara dalam menghadapi ancaman Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Prancis Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Olahraga
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Bareskrim Polri Ungkap Kasus BBM dan LPG Ilegal Sepanjang 2025-2026, Tetapkan 672 Tersangka Terancam 6 Tahun Penjara
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK usul sanksi pidana bagi “finfluencer” masuk revisi UU P2SK
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Qatar Kecam Serangan Infrastruktur Sipil, Israel Klaim Hancurkan Kilang Minyak Terbesar Iran
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Wacana Pemotongan Gaji Menteri Masih Menunggu Pembahasan
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.