Pertamina Tutup Sementara SPBU Sriwijaya Semarang Pasca-Insiden Kebakaran

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengambil langkah tegas dengan menutup sementara operasional SPBU 44.502.07 di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang.

Langkah ini merupakan respons cepat perusahaan dalam mengevaluasi standar prosedur keselamatan kerja pasca-insiden terbakarnya satu unit sepeda motor di area tersebut.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa penutupan tersebut akan dibarengi dengan audit menyeluruh terhadap sarana dan prasarana penunjang distribusi energi.

Langkah ini juga menjadi bentuk transparansi publik demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

“Pertamina telah melakukan penelusuran dan memastikan penanganan di lapangan, serta menjadikan ini sebagai bahan evaluasi untuk penguatan aspek keselamatan dan pelayanan di SPBU,” ujar Taufiq, dikutip Selasa (7/4/2026).

Secara kronologis, insiden kebakaran di SPBU Sriwijaya bermula ketika sebuah kendaraan roda dua dalam kondisi mogok melakukan pengisian BBM jenis Pertamax.

Baca Juga

  • Dilema BBM: Jaga Daya Beli, Margin Pertamina dan SPBU Swasta Tergerus
  • Kejari Bangka Selatan Sita Aset Rp33 Miliar di Kasus Timah, Ada SPBU dan Uang Tunai
  • Sejumlah SPBU di Sulsel Kehabisan Stok BBM, Pertamina Jamin Pasokan Aman

Setelah proses pengisian selesai, pemilik kendaraan mendorong motor keluar dari area dispenser dan berupaya menyalakan mesin secara manual.

Pada saat itulah muncul percikan api yang diduga kuat bersumber dari kegagalan sistem kelistrikan atau pengapian pada kendaraan konsumen tersebut.

Petugas SPBU segera melakukan isolasi area dan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api. Keberhasilan penanganan awal ini mencegah api merambat ke tangki pendam maupun dispenser pengisian, sehingga fasilitas vital SPBU tetap terjaga dari kerusakan struktural yang lebih parah.

Operator yang bertugas saat kejadian, Giyono, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan komitmen profesionalnya.

“Saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi dan akan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan serta pelayanan saya ke depannya,” tuturnya.

Di sisi lain, Chiko Relisviano Ramadhan selaku pemilik kendaraan menyatakan kepuasannya atas langkah mediasi yang dilakukan pihak Pertamina.

Menurutnya, penjelasan teknis yang diberikan pihak SPBU membantu dirinya memahami penyebab pasti insiden tersebut.

“Saya sudah mendapatkan penjelasan dari pihak SPBU dan Pertamina. Permasalahan ini sudah diselesaikan secara baik, masukan saya didengarkan dengan baik dan saya menerima hasilnya,” ungkap Chiko.

Guna memastikan pelayanan publik tidak terganggu, Pertamina telah mengalihkan sementara kebutuhan energi masyarakat ke SPBU 44.502.29 di Jalan Veteran dan SPBU 41.502.01 COCO di Jalan Ahmad Yani.

Langkah mitigasi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan BBM bagi warga Semarang selama masa pembinaan dan perbaikan di SPBU Sriwijaya berlangsung.

Dinas Pemadam Kebakaran setempat juga dilibatkan dalam proses evaluasi dan penguatan kapasitas personel. Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran, Eustachius Marsudi Wisnugroho Subowo, menekankan krusialnya respons awal menggunakan APAR di fasilitas publik.

“Kami menekankan bahwa penanganan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi standar dan layak operasional,” jelasnya.

Melalui penutupan sementara ini, PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh pada aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas keselamatan di SPBU, termasuk APAR, tersedia secara gratis dan dapat digunakan kapan saja dalam kondisi darurat demi menjamin keamanan kolektif di lingkungan pengisian bahan bakar.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap keandalan infrastruktur hilir migas nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB: Penanganan Bencana Tidak Hanya Fokus Sumatra, Berlaku Nasional
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Bung Ropan Tagih Keseriusan PSSI untuk Segera Rekrut Striker Ganas Ini ke Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov Kaltim Perkuat Ketahanan UMKM Hadapi Fluktuasi Ekonomi Global
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mardiono Optimistis PPP Lolos Verifikasi, Fokus Tingkatkan Suara 2029 dan Kawal Pemerintahan
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Purbaya Menkeu Respons Pelemahan Rupiah, Sebut Masih Terkendali
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.