Begini Jawaban Jirayut Soal Wamil di Thailand, Jadi Kapan Mau Ikut Wajib Militer?

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Jirayut sempat membagikan ceritanya yang terjebak konflik ketika mudik ke Thailand. Bicara soal konflik Thailand, Jirayut langsung teringat tentang kewajibannya untuk wajib militer alias wamil.

Idulfitri tahun ini, Jirayut memutuskan untuk pulang kampung ke Thailand. Sayangnya, ketika mudik, Jirayut malah terjebak saat dalam perjalanan.

Selama satu jam, mobil yang ditumpangi Jirayut terpaksa berhenti karena ada konflik warga yang membuat perjalanan terganggu. Diceritakan Jirayut, saat itu ia sampai mendengar suara tembakan dan helikopter yang berputar-putar di udara.

“Itu kejadiannya pas besoknya itu mau Idulfitri, iya malam takbiran lah kalau di sini. Ada tembakan dan bom meledak, di daerahku, Su-ngai Padi,” kata Jirayut saat jadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV.

Sebenarnya, Jirayut tak pernah tahu apa akar permasalahan konflik yang sering terjadi di wilayah rumahnya. Namun yang pasti, konflik itu sudah sering terjadi menjelang hari-hari besar seperti tahun baru dan Idulfitri.

Sambil pasang muka kebingungan, Jirayut menyebut kalau konflik itu seolah tak pernah benar-benar usai, hanya berhenti sejenak, untuk lanjut di kemudian hari. Padahal, konflik tak berujung itu justru merugikan banyak pihak, termasuk Jirayut yang akan merayakan lebaran dengan nyaman bersama keluarga.

“Di sana itu sudah jadi hal yang biasa sebenarnya. Daerah selatan itu memang ada konflik, aku juga heran kok gak kelar-kelar, setiap aku pulang, ada aja. Kita gak bisa turun dari mobil,” kata Jirayut.

“Karena polisi itu lagi (patroli), helikopter itu lagi terbang di atas. Aku hampir satu jam di mobil. Kalau ada konflik itu memang orang gak boleh turun dari mobil, sampai polisi bilang sudah aman,” katanya.

Ketika momen situasi menegangkan itu diunggah Jirayut lewat media sosialnya, ia banyak mendapatkan respon dari public figure Indonesia. Tak sedikit dari mereka yang ikut khawatir dengan kondisi Jirayut.

Ada pula di antara netizen yang meminta Jirayut untuk tak pulang ke kampung halamannya yang dianggap tak aman untuk dirinya. Namun, mau bagaimanapun, Jirayut menegaskan kalau akan selalu ingin pulang ke kampung tempat ia dilahirkan.

“Sejak aku lahir itu memang sudah ada konflik. Iya aku sudah biasa, orang sana itu kalau dengar itu, ‘ini petasan atau bom sih?’ gitu. Sekarang gak ada rasa takut, selain itu, daerah itu ya my home ya, ngapain takut, toh kita akan balik ke situ,” kata Jirayut.

 

 

“Ledakan itu memang di tempat yang gak ada orangnya, memang bukan untuk bunuh orang, saya juga gak tau untuk apa. Mungkin ada perkumpulan yang memang tidak setuju sama peraturan ini dan itu, ada perkumpulannya. Aku gak tau itu warga sipil atau pemerintah,” kata Jirayut bingung.

Bicara soal konflik kedaerahan di Thailand, Jirayut langsung teringat dengan kewajibannya sebagai laki-laki Thailand yang seharusnya mengikuti wamil alias wajib militer. Seperti Korea, wamil juga berlaku di negara Gajah Putih itu.

Wamil di Thailand menjadi kewajiban konstitusional terhadap laki-laki Thailand yang sudah berusia 21-27 tahun. Proses penunjukkan wamil di Thailand terbilang unik, yakni menggunakan sistem undian, yang biasanya dilakukan pada bulan April.

Warga negara laki-laki yang memenuhi syarat usia, bahkan termasuk transgender, akan diundi menggunakan kartu atau bola berwarna merah dan hitam. Merah artinya harus mengikuti wamil selama 1-2 tahun, sementara warna hitam sebaliknya, bebas tugas.

Sementara itu, tahun ini Jirayut sudah berusia 25 tahun, dan ia sepertinya masih menikmati masa-masa kejayaan karirnya di Indonesia. Setiap pulang ke Thailand, Jirayut selalu menyebut jika pendaftaran untuk wajib militer di negaranya sudah ditutup.

“Udah Ayut di sini aja, kan banyak yang sayang Ayut di sini, daripada balik ke sana, nanti wajib militer!” ceplos Rian Ibram saat memandu acara Pagi Pagi Ambyar. 

“Eh, udah wamil belum sih?” tanya Rian penasaran.

“Belum, kan tunggu giliran,” jawab Jirayut sambil malu-malu. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 7 April 2026 Terpantau Naik Rp19.000, Harganya Jadi Rp2.850.000 per Gram
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Obat Hepatitis C Berpotensi Jadi Senjata Baru Lawan Hepatitis E
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Melonjak, Menko Airlangga: Hanya 9 hingga 13 Persen
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Fakultas Kedokteran Unhas Memasuki Era Humas 5.0, Begini Skemanya
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Klebun Muzamil Diduga Kendalikan Dana Terdakwa Doni Adi Saputra untuk Aset Tambak dan Bangunan
• 9 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.