Polda Bali Gandeng Sekuriti Hotel, Perketat Pengawasan WNA di Kawasan Wisata

tvrinews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Indra Wijaya

TVRINews, Badung 

Polda Bali mengambil langkah serius dalam merespons meningkatnya kasus kejahatan yang melibatkan warga negara asing (WNA) di wilayahnya. Sebagai destinasi wisata internasional, Bali dinilai perlu memiliki sistem pengawasan yang lebih kuat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melibatkan sekuriti hotel sebagai bagian dari pengawasan di lapangan. Langkah ini dinilai efektif karena petugas keamanan di sektor akomodasi menjadi pihak yang paling awal berinteraksi langsung dengan wisatawan asing.

Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Polda Bali juga terus mendorong penerapan sistem berbasis web bernama Cakrawasi. Sistem ini memungkinkan laporan dari petugas keamanan di hotel dapat terhubung secara langsung dengan kepolisian.

Direktur Binmas Polda Bali, Suwandi Prihantoro, menilai peran sekuriti hotel sangat strategis dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Sekuriti hotel ini menjadi garda terdepan. Mereka yang pertama berinteraksi dengan tamu asing, sehingga bisa membantu memberikan informasi awal apabila ada potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran sistem Cakrawasi akan mempercepat proses pemantauan serta membantu aparat dalam memetakan potensi kerawanan. Dengan begitu, langkah pencegahan maupun penindakan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Data dari Ditbinmas Polda Bali menunjukkan sepanjang 2025 terdapat 324 WNA yang terlibat sebagai pelaku tindak pidana. Sementara itu, 240 WNA lainnya tercatat menjadi korban kejahatan. Angka ini memperlihatkan bahwa keberadaan wisatawan asing juga memiliki kerentanan tersendiri.

Ketua Asosiasi Keamanan dan Solidaritas Bali, Putu Ngurah Suadnyana, menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil kepolisian. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami mendukung penuh langkah ini. Sekuriti di lapangan memang memiliki peran penting karena mereka yang mengetahui langsung situasi di lingkungan akomodasi,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kemampuan petugas keamanan, agar dapat mengenali potensi ancaman dan bertindak secara profesional di lapangan.

Fenomena meningkatnya kasus yang melibatkan WNA di Bali tidak lepas dari tingginya arus kunjungan wisatawan internasional. Selain itu, perbedaan pemahaman terhadap aturan hukum yang berlaku juga kerap menjadi pemicu terjadinya pelanggaran.

Polda Bali memastikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan. Dengan pengawasan yang lebih terintegrasi, diharapkan Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan dipercaya oleh wisatawan dari berbagai negara.

Upaya ini sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga citra Bali di mata dunia sebagai destinasi pariwisata yang tertib dan berkelas.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wanendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Serang Terkendali dan Sesuai Prosedur
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Kabar Duka: Nyak Sandang, Tokoh Aceh Donatur Pesawat Pertama RI Meninggal Dunia
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Air Asia X Kerek Fuel Surcharge 20% Imbas Konflik Timur Tengah
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Said Abdullah Usul Pembelian LPG 3 Kg Pakai Sistem Biometrik Demi Subsidi Tepat Sasaran
• 16 jam laludisway.id
thumb
Skema WFH ASN Bekasi Diubah Tri Adhianto, Produktivitas dan Pelayanan Publik Tetap Optimal
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.