Aremania Siap Sambut Baik Persebaya Tandang ke Kanjuruhan

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Aremania siap menyambut ramah kehadiran Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada lanjutan Super League. Sebelumnya lampu hijau sudah diberikan oleh Polda Jawa Timur pasca pertemuan antara kedua elemen tim dan suporter di Mapolda Jawa Timur pekan lalu.

Di Malang, Aremania juga sudah melakukan konsolidasi dan pertemuan menyambut kedatangan tamu istimewa Persebaya di laga bertajuk Derby Jawa Timur. Bila terjadwal sesuai rencana di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Selasa 28 April 2026, ini menjadi laga pertama kedua tim di Malang usai Tragedi Kanjuruhan empat tahun lalu.

Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki, menegaskan skema pengawalan sudah disampaikan organisasi Aremania Utas di hadapan Kapolda Jawa Timur, dan tim Persebaya Surabaya. Sebab kata Ali, dalam beberapa kali laga kandang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, kehadiran Arema FC selalu dikawal Bonek dari hotel hingga ke stadion menggunakan bus.

"Kita sudah menyiapkan hal itu, kemarin paparan kami terhadap Pak Kapolda juga menyampaikan, bahwa kita akan melakukan hal yang sama karena kawan-kawan Bonek di Surabaya mengawal tim Arema FC naik bus, kita juga akan mengawal tim Persebaya ketika bertandang ke Kanjuruhan," kata Ali Rifki, saat ditemui pada Senin (6/4/2026).

Menurutnya, sebagai organisasi suporter Aremania ia dan kawan-kawan di bawah tak main-main menyiapkan pengamanan dan memastikan internal Aremania tidak ada yang mengulangi kesalahan kembali pada empat tahun lalu. Makanya pertemuan antar elemen pemerintah daerah Malang raya, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, manajemen Arema FC, hingga suporter se-Malang Raya, telah dilakukan pada Minggu (5/4/2026) kemarin.

"Mengundang perwakilan nama-nama dari setiap korwil atau komunitas dan tokoh-tokoh masyarakat beserta jajaran kepolisian juga untuk membahas persiapan laga tersebut, kita pastinya menginginkan laga ini berjalan lancar, tertib, aman, damai, dan tentunya mendapatkan hasil yang terbaik lah buat kita semua. Harapan kami (laga Derby Jatim) semua untuk memulihkan ekonomi dan memulihkan rasa kembalinya kepercayaan publik terhadap Stadion Kanjuruhan," jelasnya.

Ali menegaskan, Aremania sudah mulai berubah ke arah positif, pasca insiden pelemparan batu ke bus Persik di Super League musim 2024 - 2025, yang menjadi laga perdana Arema FC di Stadion Kanjuruhan, pasca tragedi. Hal ini ditandai tidak adanya kembali insiden baik kekerasan atau bentrokan mengatasnamakan Aremania di laga kandang maupun tandang pada musim 2025 - 2026.

"Jadi bisa dilihatlah dalam kurun waktu kita ini pengen berubah menjadi lebih baik, daripada kejadian yang kita pernah alami. Alhamdulillah sekarang step-by-step Aremania sudah berubah. Ya, pekerjaan ini kan tidak bisa dikerjakan hanya kita, tapi kan kita apresiasi semua kinerja dari Aremania dan Aremanita yang selama ini mau untuk diajak berubah bareng-bareng," terangnya.

Di sisi lain, Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, mengungkapkan kesiapan pihak Panpel Arema FC menggelar pertandingan Derbi Jatim di Stadion Kanjuruhan. Menurutnya, perubahan infrastruktur dan fasilitas stadion menjadikan faktor utama pihaknya berani menggelar pertandingan. Terlebih dari hasil analisis resiko dari kepolisian sudah mengkategorikan, Stadion Kanjuruhan, Malang, cukup bagus dari sisi bangunannya.

"Keyakinan kami untuk menggelar laga melawan Persebaya pada tanggal 28 nanti didasari oleh renovasi stadion. Jika stadion belum direnovasi, kami pun tidak akan berani. Namun kini, infrastruktur sudah jauh lebih baik," ujar Erwin Hardiyono, ditemui terpisah.

Erwin menambahkan, bila kembali digelarnya pertandingan Arema FC vs Persebaya di Malang, juga jadi pengobat luka lara imbas Tragedi Kanjuruhan. Bila laga ini berhasil digelar dengan aman dan lancar, maka ia optimis luka trauma dan pemulihan dari sisi ekonomi akan berangsur membaik.

"Semua pihak di Malang Raya, termasuk masyarakat, memang masih mengalami trauma pasca tragedi yang lalu. Salah satu cara untuk tanda kutip menyembuhkannya adalah dengan menyelenggarakan laga ini di sini," tukasnya.

Laga Super League pekan 30 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya rencananya digelar pada Selasa 28 April 2026. Bila dari jadwal yang dikeluarkan I.League selaku operator penyelenggara Super League musim 2025 - 2026, laga ini berlangsung sore hari di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Periksa Istri Ono Surono
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
5 Desa di Aceh Tengah Terisolasi Lagi Imbas Jembatan Darurat Ambruk
• 14 jam laludetik.com
thumb
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Bengkak Awal Tahun: Belanja MBG Paling Besar
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank Disidangkan, Tiga Prajurit Ajukan Eksepsi
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Astronaut Artemis II Tiba di Belakang Bulan, Cetak Rekor Jarak Terjauh dari Bumi
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.