JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komidigi) resmi menetapkan pembatasan akses media sosial (medsos) dan game online bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Menanggapi kebijakan itu, pemilik rental PlayStation (PS) di kawasan Meruya Selatan, Jakarta Barat, Asrofi mengaku bersyukur dengan adanya regulasi tersebut.
Bagi Asrofi, kebijakan tersebut seperti angin segar untuk usahanya. Sebab, momen anak-anak berkumpul dengan teman sebayanya menjadi lebih erat.
BACA JUGA:Belajar dari Kegagalan Australia, Tantangan Implementasi PP TUNAS Batasi Media Sosial Anak
"Sebagai pemilik rental juga saya senang adanya kebijakan itu sebab dari pembatasan tersebut anak-anak jadi berpindah dari main game online ke PS," ujarnya kepada Disway, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Asrofi, hiburan seperti PlayStation tetap menghadirkan keseruan yang terasa lebih nyata meskipun berbasis digital.
Ia menilai pengalaman bermainnya berbeda dibandingkan dengan penggunaan gawai pada umumnya.
"Lagi pula PS itu sebagai hiburan dalam permainan. Kalau hp itu anak anak sering membuka hal hal yang berbau dewasa," ungkapnya.
Ia pun optimis, kebijakan tersebut akan menambah pundi-pundi penghasilannya. Oleh karena itu, Asrofi bakal memberikan pelayanan penuu terhadap pelanggan.
"Kita akan memberikan pelayanan penuh agar anak anak bisa makin betah main PS. Buka lebih awal biasa jam 10 jadi jam 8. Adain promo misalkan main 3 jam gratis 1 jam buat anak," jelasnya.
BACA JUGA:Ikuti Arahan Pusat, ASN Bekasi Siap-siap WFH Setiap Jumat
Asrofi menambahkan, dirinya sebagai orang tua juga mengaku bersyukur pemerintah telah memiliki regulasi dalam membatasi anak-anak bermain media sosial.
"Kita sebagai masyarakat bersyukur.Orang tua itu tidak bisa memantau secara penuh saat anak main HP," tukasnya.
Diketahui, Pemerintah Indonesia mengambil langkah penting untuk melindungi anak-anak di ruang digital.
Melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026, pemerintah menetapkan pembatasan akses bagi anak di bawah usia 16 tahun terhadap sejumlah platform digital yang dinilai berisiko tinggi.
- 1
- 2
- »





