Moms, pernah merasa setelah melahirkan jadi tidak tahan makan pedas? Padahal sebelumnya, makanan super pedas pun masih bisa dinikmati tanpa masalah. Kondisi ini ternyata cukup sering terjadi dan bukan sekadar perasaan saja.
Seperti yang dibagikan oleh seorang ibu melalui Instagram @afidalaela, ia mengaku kini lebih sensitif terhadap makanan pedas setelah melahirkan. Pengalaman ini juga dirasakan banyak ibu lainnya, yang mendapati perubahan selera makan selama masa setelah persalinan.
Beberapa Faktor Penyebab Ibu Jadi Menurun Toleransi PedasnyaDokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, menjelaskan bahwa perubahan ini berkaitan dengan kondisi tubuh setelah melahirkan yang mengalami banyak penyesuaian.
“Perubahan ini tidak hanya memengaruhi emosi, tetapi juga sistem sensorik, termasuk indra pengecap dan saraf nyeri,” jelas dr. Aisya pada kumparanMOM, Sabtu (4/4).
Perlu dipahami, sensasi pedas sebenarnya bukan termasuk rasa dasar seperti manis atau asin. Ya, Moms, pedas adalah sensasi panas atau nyeri yang dipicu oleh zat captaicin yang merangsang saraf di mulut.
Setelah melahirkan, tubuh Anda mengalami berbagai perubahan yang dapat memengaruhi toleransi terhadap sensasi ini, di antaranya:
Perubahan hormon yang memengaruhi sensitivitas tubuh
Indra pengecap jadi lebih sensitif, termasuk terhadap pedas dan asam
Kurang tidur dan kelelahan, yang memperkuat respons tubuh terhadap rangsangan
Perubahan sistem saraf, sehingga sensasi pedas terasa lebih kuat
Kebiasaan makan dan lingkungan, yang ikut memengaruhi adaptasi lidah
Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir. Ibu menyusui tetap boleh mengonsumsi makanan pedas, selama tidak berlebihan dan tetap memperhatikan respons tubuh.
Jadi, kalau sekarang merasa tidak sekuat dulu saat makan pedas, itu wajar, ya. Tubuh sedang beradaptasi setelah melalui proses besar saat kehamilan dan persalinan, Moms.





