Rupiah Loyo ke Level Rp 17.105, Masih Tertekan Eskalasi Perang Timur Tengah

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah melanjutkan tren koreksi hingga menembus level Rp 17.100-an pada Selasa (7/4/2026). Pelemahan mata uang Garuda berlanjut di tengah eskalasi perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) serta Israel.

Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 70 poin atau 0,41 persen menuju level Rp 17.105 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (7/4/2026). Pada perdagangan sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp 17.035 per dolar AS.

Baca Juga
  • Rupiah dan Harga Minyak Tekan IHSG, Investor Lirik Emas
  • Pekan Depan, Rupiah Diprediksi Berada di Atas Rp 17.000 
  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.002 per Dolar AS, Tertekan Geopolitik

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, terus bergulirnya peperangan di Timur Tengah menjadi sentimen eksternal pelemahan rupiah, terutama dampak dari penutupan Selat Hormuz.

"Investor bersiap menghadapi potensi eskalasi di Timur Tengah menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menerangkan, upaya diplomatik untuk meredakan konflik tampaknya goyah. Iran menolak proposal yang didukung AS, yang menguraikan gencatan senjata 45 hari dan pembukaan kembali selat secara bertahap, bersamaan dengan negosiasi yang lebih luas tentang pencabutan sanksi dan rekonstruksi.

"Iran menolak proposal tersebut, dan malah menyerukan penghentian permusuhan secara permanen, jaminan yang mengikat terhadap serangan di masa mendatang, pencabutan sanksi, dan kompensasi atas kerusakan," terangnya.

Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali tenggat waktu tersebut pada Selasa (7/4/2026) dan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi dapat memicu serangan AS terhadap infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. Ia juga mengatakan Iran dapat "disingkirkan" dengan cepat, menggarisbawahi meningkatnya risiko eskalasi yang lebih luas.

"Konfrontasi ini telah mengganggu aliran energi global dan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan mempersulit prospek kebijakan moneter. Investor juga menunggu data inflasi AS penting yang akan dirilis pada Jumat, yang diharapkan memberikan petunjuk tentang lintasan suku bunga The Fed," jelasnya.

Data pergerakan rupiah dari tahun 2020 sampai 2025. - (Republika.co.id)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 504, Hari Ini Selasa 7 April 2026: Adit Membela Angelica, Leon Ngamuk
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Program Strategis Kementan, Perkuat Sinergi antara pemerintah, Akademisi dan Pelaku Pertanian dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Industri Perhiasan Hadapi Hambatan Ekspor, Optimisme Tumbuh dari Pasar Domestik
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rapat RUU Narkotika, Bareskrim Usul Batas Baru Penyalahguna-Pengedar-Bandar
• 38 menit laludetik.com
thumb
Kementerian PKP Siapkan Hunian TOD di Kiaracondong, Sasar MBR
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.