Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengakui bahwa dirinya akan membiarkan Antonio Conte menjadi pelatih Timnas Italia. Dia juga mendukung Giovanni Malago untuk menjadi Presiden FIGC yang baru.
Pos kepelatihan Timnas Italia kembali kosong setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri. Hal ini merupakan dampak dari kegagalan Italia lolos ke putaran final Piala Dunia untuk tiga kali secara beruntun.
Desakan untuk memperbaiki sepak bola Italia telah beredar, diawali dengan pengunduran diri Gattuso. Selain itu, Gabriele Gravina juga telah mengundurkan diri sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Beberapa nama pelatih top telah dikaitkan dengan La Nazionale dan Antonio Conte merupakan salah satu di antaranya. Namun, dia masih terikat kontrak dengan Napoli hingga 2027.
Meski begitu, Presiden De Laurentiis mengindikasikan bahwa dia akan mengizinkannya. “Jika Antonio meminta, saya pikir saya akan menjawab iya,” kata De Laurentiis, sebagaimana dilansir Football-Italia.
Namun demikian, De Laurentiis mengatakan bahwa Conte mungkin tidak akan memintanya. Terkecuali, jika ada proyek yang jelas dan bahwa sang pelatih menyadari bahwa dirinya mampu untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Italia.
“Namun mengingat bahwa dia [Conte] sangat cerdas, selama belum ada lawan bicara yang serius dan, sampai sekarang, belum banyak, dia akan menolak membayangkan dirinya sebagai kepala sesuatu yang sama sekali tidak terorganisir,” tambah De Laurentiis.
Selain Conte, De Laurentiis juga menyatakan dukungan kepada Giovanni Malago untuk maju sebagai pengganti Gravina. Menurutnya, mantan Presiden Komite Olimpiade Italia (CONI) tersebut adalah orang yang sempurna.
“Dia adalah orang yang tepat untuk pertama-tama menjabat sebagai komisaris dan kemudian sebagai Presiden Federasi yang baru,” tandas De Laurentiis. (rda)




