Kemenkes Genjot Desa Siaga TB, Target Eliminasi Dipercepat Nasional

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah memperkuat strategi penanggulangan tuberkulosis (TB) dengan mendorong perluasan program Desa Siaga TB sebagai garda terdepan di tingkat akar rumput. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat target eliminasi TB di Indonesia.

Dalam Temu Media Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus mengatakan bahwa pemerintah daerah memegang peran kunci dalam mengorkestrasi penanganan TB lintas sektor hingga ke desa dan kelurahan. 

BACA JUGA:Respons Kenaikan Avtur Global, INACA Dukung Skema 'Fuel Surcharge' 38 Persen dan Subsidi PPN

Daerah harus menjadi motor penggerak, memastikan koordinasi berjalan efektif sampai ke level paling bawah,” ujar Akhmad, di Jakarta, Senin,  6 April 2026.

Berdasarkan data pemerintah menunjukkan, dari total 84.276 desa di Indonesia, baru sekitar 5.711 desa yang telah mengimplementasikan Desa/Kelurahan Siaga TB. 

Program ini baru menjangkau 22 provinsi dan 108 kabupaten/kota, sehingga masih membutuhkan percepatan signifikan.

BACA JUGA:Skema WFH ASN Bekasi Diubah Tri Adhianto, Produktivitas dan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Sejumlah wilayah dengan beban kasus tinggi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta menjadi prioritas utama intervensi pemerintah.

Program Desa Siaga TB berfokus pada penemuan kasus secara aktif, edukasi masyarakat, serta pendampingan pasien hingga menyelesaikan pengobatan. 

Pendekatan ini diyakini mampu memutus rantai penularan lebih efektif karena berbasis komunitas.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin P. Octavianus, mengatakan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya ini. 

BACA JUGA:Seskab soal Isu Reshuffle: Tunggu Penjelasan Presiden Prabowo


Benjamin menambahkan,bahwa keterlibatan tenaga kesehatan, masyarakat, dunia usaha, hingga media menjadi faktor penentu keberhasilan. 

“Peran media sangat strategis untuk mendorong kesadaran, deteksi dini, dan kepatuhan pengobatan,” katanya.

“Pemerintah juga memastikan layanan bagi suspek TB masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi seluruh daerah. Dengan penguatan desa dan sinergi berbagai pihak, eliminasi TB diharapkan bisa tercapai lebih cepat dan merata di seluruh Indonesia,"tutup Benjamin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penindakan Jaksa Karo, Hinca Panjaitan: Pelajaran bagi Penegak Hukum
• 14 jam laludisway.id
thumb
Intip Bocoran Skema Merger BUMN Karya, ADHI Bakal Gandeng PTPP?
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Batasi Konsumsi BBM Subsidi Kendaraan Pribadi hingga Akhir Mei 2026
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Roboh, Manajemen Bandara Soekarno-Hatta Bilang Begini
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Menghadapi Krisis Global, JK Tekankan Peran Masyarakat Sipil
• 3 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.