Liputan6.com, Jakarta - Wamen LH/Wakil Kepala BPLH atau Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mencegah banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Caranya, kata dia, dengan menyerahkan bantuan unit biopori dan alat lubang biopori untuk 10 desa di Kecamatan Cisarua. Upaya tersebut dilakukan dalam acara memperingati Hari Air Sedunia yang diselenggarakan oleh KLH/BPLH dengan tema 'Water and Gender' di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Advertisement
"Hari ini kami serahkan bantuan unit biopori dan alat lubang biopori untuk 10 desa, masing-masing 50 unit biopori, untuk mencegah banjir," ujar Wamen Diaz dikutip Liputan6.com dari laman resmi Kementerian LH www.kemenlh.go.id, Selasa (7/4/2026).
Dia menjelaskan, pemasangan biopori di wilayah tersebut diperlukan, mengingat, Kecamatan Cisarua merupakan bagian dari kawasan hulu Daerah Aliran Sungai Ciliwung yang perlu dijaga keseimbangan airnya.
Dalam sambutannya, Wamen Diaz juga turut mendorong masyarakat untuk menanam unit pipa biopori di rumah tangga masing-masing sekaligus dengan menanam pohon.
"Idealnya, setiap rumah harus punya unit biopori, supaya tidak ada genangan, dan air bisa langsung turun ke tanah, jadi ada keseimbangan air, dan mengurangi risiko banjir. Jadi sebaiknya setiap rumah tanam satu pohon dan lubang biopori," ucap dia.




