HARIAN FAJAR, GOWA — Penggiat alam menyatukan diri untuk membersihkan Lembah Ramma, Bulu Ballea. Kawasan yang dikenal sebagai “Permata Tersembunyi” ini berada di kaki gunung Bawakaraeng, Kecamatan Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Lembah Ramma yang sejuk dengan kehijauan padang rumput sangat memanjakan mata. Terlebih dengan adanya sungai yang jernih makin menarik para pencinta alam dan pendaki gunung. Kondisi ini rawan bertebaran sampah jika para pengunjung tidak dibiasakan menjaga kebersihan. Oleh karena itulah, para pencinta alam berkolaborasi untuk menjadi pelopor kebersihan kawasan “Permata Tersembunyi” itu.
Gelar kebersihan Lembah Ramma tersebut telah berlangsung sejak April 2026. Aksi kebersihannya berlangsung dua hari. Namun, rangkaian kegiatan lainnya diselenggarakan beberapa hari. Terutama karena ada juga pembangunan base camp pintu rimba dan fasilitas lainnya di Lembah Ramma.
Menurut pencetus kegiatan tersebut, Muhammad Akhsan, aksi outdoor ini merupakan proses untuk membangun kesadaran kebersihan kawasan pendakian dan melestarikan alam Lembah Ramma Bulu Ballea. Keindahan dan kesejukan alam akan punah jika kebersihan tidak terjaga.
“Kesadaran menjaga kebersihan di kawasan pendakian tidak hanya untuk kepentingan pengunjung dan di kawasan itu sendiri. Kebersihan di daerah pegunungan ini akan membantu pula penyerapan air bersih ke daerah lembah dan tidak terjadinya pencemaran lingkungan,” ujar Akhsan yang juga dewan redaksi Camel, Buletin Nitro dan founder SP Outdoor, Selasa malam (7/4/2026).
Kegiatan tersebut dikemas secara kolaboratif yang terdiri atas beberapa komunitas. Ada dari Kabupaten Sinjai, Bone, Gowa, Kota Parepare, Makassar, dan ada pula dari luar Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Kolaka. Tak ketinggalan pula kelompok Mapala Cakra Buana UMI dan personel Mapala lainnya dari beberapa perguruan tinggi. Semuanya ada 85 orang, termasuk personel Atap Kost dan PSW Studio Works.
Mereka mendapatkan hiburan dari kelompok musik asal Makassar, Serein Band. Selain hiburan, para peserta juga diberikan penguatan pengetahuan tentang lingkungan hidup dan kecintaan pada alam.
“Atas nama penyelenggara, kami ucapkan terima kasih kepada semua yang berpartisipasi. Termasuk teman-teman dari Serein Band. Terima kasih pula kepada Kak Zam Iman Alam dan Vito Kaisar atas sharing pengetahuannnya,” ujar Akhsan. (bas)





