Menangis Pilu, Fanny Fadillah Akhirnya Akui Telah Bercerai Sejak 2021 hingga Ungkap Dampaknya pada Anak yang Sering Pingsan

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Lama tak terlihat di layar kaca, aktor Fanny Fadillah menyimpan kisah pilu di balik kehidupan pribadinya. Sosok Ucup di sitkom legendaris Bajaj Bajuri itu mengungkap kehidupannya yang tak banyak diketahui.

Setelah membina rumah tangga, Fanny Fadillah harus menelan pil pahit perceraian dengan Elvita Novira. Namun, yang paling memukul hatinya bukanlah perpisahan itu sendiri, melainkan kondisi kesehatan sang anak bungsu yang ambruk secara mental.

15 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Fanny dan Elvita memutuskan berpisah pada Juni 2021. Di saat yang sama, dunia sedang dihantam pandemi COVID-19 yang juga membuat kondisi finansial Fanny morat-marit.

"Ada sedikit masalah lah dalam rumah tangga ya harus berpisah gitu dengan istri di bulan Juni. Ya itu menambah down saya gitu kan. Ya, saya terpukulnya anak-anak. Memikirkan nih anak-anak gimana gitu loh," kata Fanny Fadillah dikutip Grid.ID dari YouTube MIR Production, Selasa (7/4/2026).

Dampak psikis dari perceraian tersebut ternyata sangat dirasakan oleh sang putri bungsu yang kala itu masih berusia 11 tahun. Fanny menceritakan momen mengerikan saat ia mendapat laporan dari sekolah.

"Sampai dia pun saya harus bawa dia ke dokter karena dapat laporan dari sekolah sering pingsan. Bahkan kalau saya bawa ke gereja beberapa kali pun ikut pingsan," kenang Fanny.

Awalnya, Fanny mengira sang anak kelelahan atau kurang makan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis yang mendalam, fakta mengejutkan terungkap.

"Bukan karena dia nggak makan, bukan karena dia perutnya kosong atau apa. Stres," tegasnya.

Tak main-main, ia bahkan membawa putrinya ke dokter spesialis jantung untuk memastikan kondisi organ vital sang anak. Namun, hasil medis menunjukkan jantungnya sehat secara fisik.

"Dokternya mengambil kesimpulan ini bukan dari fisik tapi psikis mental dia," tambahnya lagi.

Mengetahui sang anak mengalami masalah pada mentalnya, Fanny Fadillah pun harus berjuang ekstra. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit hingga harus menjual kendaraan demi bayar listrik, Fanny bertekad memulihkan kondisi psikis buah hatinya.

 

Ia bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memberikan banyak kegiatan positif bagi sang anak agar pikirannya teralihkan dari kesedihan.

"Ibaratnya kepala jadi kaki kaki jadi kepala ya udah saya jalani gitu. Gimana caranya saya membesarkan anak, gimana caranya saya menjaga adek saya," tutur Fanny.

Sadar bahwa ego orang tua bisa menghancurkan masa depan anak, Fanny dan mantan istri pun sepakat untuk tetap menjalin hubungan baik demi urusan parenting. Pria 58 tahun itu mengaku tidak pernah menjaga jarak antara anak-anak dengan ibu mereka.

"Sudahlah kita punya masalah, tapi anak-anak tolong kita jangan libatkan buat perkembangan mereka. Saya lebih pentingin perkembangan mereka, psikologis mereka," pungkasnya.(*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral! Dua Mobil Saling Hantam di Tol Wiyoto Wiyono, Aksi Ugal-ugalan Berujung Tabrak Pembatas
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Naik! Emas Antam Hari Ini Dijual Rp2.850.000 per Gram
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman Menyatakan Stok Pangan Nasional Surplus dan Aman hingga Mei 2026
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Pramono Minta Inspektorat Dalami Pengunggah Konten AI Parkir Liar di Kalisari
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Bappenas Sebut Kerja Sama Internasional Jadi Kunci Percepat Penguasaan Teknologi Nasional
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.