Lurah Kalisari Dicopot Imbas Balas Aduan Parkir Liar Pakai Foto Editan AI

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Inspektorat DKI Jakarta mencopot lurah Kalisari, Siti Nurhasanah dari jabatannya imbas penyimpangan aduan parkir liar dibalas menggunakan foto editan kecerdasan buatan atau AI.

Inspektur DKI Jakarta, Dhany Sukma mengatakan, pencopotan lurah Kalisari tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan.

BACA JUGA:IHSG Parkir di Zona Merah, Indeks LQ45 Terkoreksi 0,86 Persen pada Penutupan Selasa

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, Inspektorat telah merekomendasikan kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Timur berupa penonaktifan Siti Nur Hasanah selaku Lurah Kalisari,” ujar Dhany dalam keterangannya pada Selasa, 7 April 2026.

Sementara, pegawai yang terlibat yakni Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kalisari, dan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kalisari untuk diberikan hukuman disiplin serta pembinaan. 

Pada saat yang sama, kepada tiga orang petugas PPSU yang terbukti terlibat untuk dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat umum kontrak.

BACA JUGA:Success Fee Rp3,6 M Diduga Ditilap Mantan Rekanan, Bro Ron Lapor Polisi!

Langkah ini kata Dhany merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang digaungkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Kami akan terus perkuat pengawasan, tingkatkan akuntabilitas, dan pastikan setiap aduan masyarakat ditangani dengan jujur, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya soal sanksi, tapi juga perbaikan sistem menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Dhany.

Diketahui, kasus laporan parkir liar dibalas foto AI tersebut diviralkan akun media sosial (medsos) Threads @seinsh.

Dia memaparkan temuannya terkait penggunaan foto editan AI sebagai bukti tindaklanjut dari laporan parkir liar di Pasar Rebo melalui aplikasi JAKI.

BACA JUGA:Pemulangan Heru Partiman Berjalan Lancar, ABK Korban Kapal yang Tenggelam di Vietnam

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta agar inspektorat mendalami secara menyuluruh kasus tersebut untuk menemukan pelaku utama yang melakukan penyimpangan.

"PPSU-nya pasti bukan orang yang melakukan atau memanipulasi tentang AI-nya. Yang saya minta untuk didalami dicari siapa yang melakukan AI-nya itu kemudian yang meng-upload-nya," kata Pramono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy soal Reshuffle Kabinet: Tunggu Saja, Nanti Bapak Presiden Ceritakan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
SKK Migas Apresiasi Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
• 35 menit laludetik.com
thumb
KPK Sita Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik saat Geledah Rumah Ono Surono
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Periksa Istri Ono Surono
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Trump Nyatakan Ultimatum Masuk Periode Kritis, Desak Iran Segera Buka Selat Hormuz
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.