Bayi dari Peserta PBI Otomatis Terdaftar JKN, BPJS Kesehatan Perkuat Sistem Integrasi

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – BPJS Kesehatan memastikan bayi yang baru lahir dari orang tua peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) otomatis terdaftar dan ditanggung dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menjelaskan bahwa bayi dari peserta PBI tidak perlu didaftarkan secara manual karena langsung masuk dalam cakupan pembiayaan negara.

“Yang sudah pasti ter-cover adalah bayi dari orang tua peserta PBI JKN. Anak tersebut otomatis terdaftar, tanpa perlu proses pendaftaran,” ujar Akmal di Jakarta.

Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, terkait rencana integrasi layanan BPJS melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) dan portal INAku. Integrasi ini akan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar bayi yang lahir dapat langsung aktif sebagai peserta JKN.

Akmal mengungkapkan, ketentuan mengenai pendaftaran bayi sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020. Dalam Pasal 36A disebutkan bahwa pendaftaran bayi baru lahir dilakukan paling lambat 28 hari sejak kelahiran, dengan kewajiban pembayaran iuran saat pendaftaran.

“Yang saat ini ditingkatkan adalah mekanisme pendaftarannya, agar lebih sederhana dan otomatis,” jelasnya.

Lebih lanjut, BPJS Kesehatan masih mendalami kemungkinan skema pembiayaan ke depan, termasuk peluang seluruh bayi baru lahir ditanggung negara melalui JKN. Menurut Akmal, jika kebijakan tersebut diterapkan, pihaknya siap mendukung penuh.

Ia menilai, sistem otomasi kepesertaan bayi baru lahir merupakan langkah strategis untuk mempercepat layanan dan memperluas cakupan JKN.

“Ini upaya mempercepat proses. Dari yang sebelumnya harus didaftarkan, menjadi otomatis masuk dalam sistem. Termasuk bagi peserta penerima upah, status anak akan mengikuti orang tuanya,” tuturnya.

Kebijakan ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperkuat layanan dasar masyarakat. Selain program makan bergizi gratis dan pemerataan pendidikan, sektor kesehatan menjadi pilar penting dalam pembangunan nasional. (ant-jpnn/*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Mantap Serahkan SRKK ke Keluarga Korban TNI yang Gugur di Lebanon
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Pasangan Bahagia
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
TNI AD Angkat Bicara Soal Pembongkaran Rumah di Lenteng Agung yang Diprotes Warga
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Indonesia-Prancis Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Olahraga
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Israel Gempur Lebanon Selatan, Rumah Warga Hancur dan 3 Orang Terluka | SAPA MALAM
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.