Antonio Conte Terbuka Bantu Timnas Italia yang 12 Tahun Absen dari Piala Dunia

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Napoli Antonio Conte merespons rumor yang menyebut dirinya akan kembali menjadi pelatih Timnas Italia usai Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Antonio Conte membuka pintu untuk kembali melatih Timnas Italia yang baru saja menelan nasib pahit.

Italia absen dari Piala Dunia untuk ketiga kali secara beruntun sejak pertama tersingkir di playoff pada edisi 2018.

Terkini, Azzurri gagal bermain di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada final babak playoff.

"Kalau saya Presiden FIGC [Federasi Sepak Bola Italia], saya akan mempertimbangkan diri saya sendiri [sebagai pelatih Timnas Italia]," kata Antonio Conte usai membawa Napoli mengalahkan AC Milan di Stadion Diego Armando Maradona, Selasa (7/4/2026) dini hari.

Mantan gelandang Juventus itu mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk melatih Timnas Italia menggantikan Gennaro Gattuso. 

Baca Juga

  • Mimpi Buruk Playoff, Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 3 Kali Beruntun
  • Prediksi Bosnia-Herzegovina vs Italia: Ujian Sandro Tonali Cs Lawan Kutukan Tren Buruk
  • Prediksi Skor Italia vs Irlandia Utara: Head to Head, Susunan Pemain

Jika rumor tersebut terjadi, ini akan menjadi comeback untuk Conte yang sebelumnya pernah menangani Azzurri dari 2014 hingga 2016.

Bersama Timnas Italia Conte memimpin dalam 25 pertandingan yang berakhir dengan catatan 14 kemenangan. 

Piala Eropa 2016 menjadi turnamen terakhirnya bersama Timnas Italia. Sayangnya langkah Italia terhenti di perempat final karena kalah dari Jerman.

Pelatih yang menjadi bagian Timnas Italia di Piala Dunia 1994 tersebut juga menyinggung bahwa dirinya kerap dihubungkan dengan beberapa tim dari Serie A. 

Nama Conte sempat ramai diberitakan akan meninggalkan Napoli demi kembali ke Juventus menggantikan Igor Tudor yang dipecat dari kursi pelatih.

"Media memang harus menulis sesuatu, dan wajar jika nama saya muncul dalam daftar itu. Kalau saya Presiden FIGC, saya akan mempertimbangkan diri saya bersama yang lain. Untuk banyak alasan, saya akan memasukkan Conte dalam daftar itu," ucap dia.

Conte mengaku dari pengalamannya bekerja dengan Timnas Italia, dia sudah mengenal lingkungannya. 

Dia pun mengaku tersanjung karena menurutnya mewakili negara adalah sesuatu yang luar biasa.

Perihal kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut, Conte menyebut perlu perbaikan serius yang harus dilakukan.

"Kita semua peduli dengan tim nasional dan sesuatu harus dilakukan," ucap pelatih 56 tahun itu.

Saat ini, FIGC tidak akan menunjuk pengganti Gennaro Gattuso hingga akhir Juni. Pasalnya, posisi Presiden FIGC baru akan dipilih pada 22 Juni selepas ditinggal Gabriele Gravina yang mundur usai Italia gagal ke Piala Dunia 2026.

Sementara itu Gli Azzurri akan memainkan 2 laga persahabatan internasional pada bulan Juni bersama pelatih sementara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Roboh, Manajemen Bandara Soekarno-Hatta Bilang Begini
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bertemu di Istanbul, Zelenskyy-Erdogan Bahas Keamanan Energi dan Proyek Gas
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Zendaya Bicara Soal Tom Holland: Dia Orang yang Tepat Untukku
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Istilah Defensive Driving dan Eco Driving yang Perlu Diketahui Pengemudi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Isu Gaji Menteri Dipotong 25 Persen Mengemuka, Seskab Teddy Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.