Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anggaran untuk perjalanan dinas ke luar negeri bakal dikurangi atau bahkan dihilangkan, dengan pengecualian bagi agenda-agenda yang dianggap sangat penting.
Dia mengungkapkan bahwa hal itu sebagaimana perintah Presiden Prabowo, terkait upaya pemerintah menggalakkan efisiensi anggaran seiring gejolak geopolitik dunia dan lonjakan harga minyak dunia.
"Rapat-rapat lagi dikurangi. Kalau perintah presiden perjalanan luar negeri dikurangi," kata Purbaya saat berbincang dengan media di kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
- [Mohammad Yudha Prasetya]
"Tapi petunjuk yang lebih lanjut adalah bahwa perjalanan luar negeri untuk pejabat-pejabat dihilangkan, kecuali kepepet banget," ujarnya.
Namun, Purbaya justru mengaku bahwa dirinya akan menghadiri forum IMF-World Bank Meeting dalam waktu dekat. Karenanya, Dia memastikan bahwa dirinya sudah mendapatkan izin dari Presiden Prabowo untuk berangkat.
"Saya mau ke IMF-World Bank Meeting, karena saya pikir itu penting, saya berangkat deh. Saya udah minta izin," ujarnya.
Diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah menyampaikan keputusan pemerintah untuk memangkas 50 persen kegiatan perjalanan dinas di dalam negeri dan 70 persen di luar negeri.
"Efisiensi perjalanan dinas dalam negeri (dipangkas) hingga 50 persen, dan luar negeri hingga 70 persen," ujarnya.





