Fanny Fadillah Ngaku Pernah Jual Motor Demi Bayar Listrik, Stres Tak Syuting 3 Tahun Sampai Bobot Turun Drastis: Makan Anak Gimana?

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Siapa yang tak kenal dengan karakter Ucup dalam sitkom fenomenal Bajaj Bajuri? Karakter ikonik dengan jersey bola ini sukses melambungkan nama Fanny Fadillah di jagat hiburan Tanah Air pada awal tahun 2000-an.

Lama tak terdengar kabarnya, ternyata Fanny Fadillah menyimpan kisah perjuangan yang menyayat hati. Siapa sangka, Fanny pernah merasakah kehidupan yang terseok-seok selama pandemi COVID-19.

Bukan sekadar kesulitan biasa, Fanny Fadillah bahkan mengaku harus menjual aset berharganya demi membayar tagihan listrik rumah.

Adapun di masa emasnya, tepatnya tahun 2002 hingga 2007, Fanny Fadillah berada di puncak karier. Berkat sinetron Bajaj Bajuri dan Lupus, ia mampu mengangkat derajat keluarganya, membiayai sekolah sang adik, hingga membelikan rumah untuk sang ibunda. Bahkan, ia berhasil mewujudkan mimpi sang ibu untuk pergi ke pusat religi umat Katolik di Vatikan.

"Di Bajaj Bajuri 2002. Dari 2002 sampai 2007 itu semuanya seperti apa ya, terpenuhi gitu loh. Apa yang selama ini dicita-citakan diangan-angankan itu semuanya dapat di situ," kata Fanny Fadillah dikutip Grid.ID dari YouTube MIR Production, Selasa (7/4/2026).

Namun, roda kehidupan berputar. Saat pandemi COVID-19 menghantam di tahun 2020, aktivitas syutingnya di sinetron Anak Jalanan mendadak terhenti total. Fanny mengaku dirinya benar-benar menganggur dari layar kaca selama tiga tahun lamanya, yakni sejak 2021 hingga 2024.

Karena tak memiliki bisnis sampingan, tabungan Fanny pun perlahan ludes. Ia terpaksa menjual kendaraan roda duanya satu per satu demi membayar kewajiban rumah tangga.

"Kendaraan roda dua pun sampai habis buat bayar segala macem kan karena memang saya nggak punya usaha sampingan yang lain gitu kan. Pemasukan yang ada ya paling cukup buat bayar listrik," ungkapnya.

Kondisi finansial yang terjepit ternyata berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mentalnya. Fanny mengaku sempat mengalami stres berat karena terus memikirkan nasib anak-anaknya. Pria 58 tahun itu mengalami gangguan tidur kronis yang membuat berat badannya menyusut drastis hingga 6 kilogram dalam waktu singkat.

"Kena ngedrop banget saya sampai apa, yang biasanya gampang tidur, susah tidur sampai kadang jam tiga jam empat pagi baru tidur," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa penurunan berat badan tersebut murni karena tekanan pikiran, bukan karena penyakit medis.

 

"Badan turun tuh bukan karena sakit, tapi pikiran. Pikiran besok harus gimana, makan anak-anak gimana segala macem," imbuhnya.

Kendati berada di titik terendah dalam hidupnya, Fanny Fadillah menolak untuk menyerah. Baginya, kebahagiaan dan masa depan anak-anak adalah prioritas utama yang membuatnya tetap tegak berdiri. Ia pun rela melakukan pekerjaan apa pun dan mengesampingkan rasa gengsinya sebagai aktor senior.

"Ibaratnya kepala jadi kaki, kaki jadi kepala ya udah saya jalani gitu. Gimana caranya saya membesarkan anak, gimana caranya saya menjaga adek saya," tandas ayah dua anak itu.(*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Conte Sebut Kemenangan Napoli atas AC Milan Tingkatkan Kepercayaan Diri Tim
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Puan Soroti Banjir Demak Berkali-kali Terjadi Bahkan Kali Ini Tewaskan Bocah
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Mentan Klaim Cadangan Beras Pemerintah Hari Ini Tertinggi, Siap untuk Hadapi El Nino Godzilla
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ekonomi Global Terancam, Jamie Dimon Peringatkan Dampak Konflik Panjang Iran-Amerika Serikat
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Plastik Naik hingga 60%, Pemkot Surabaya Dampingi UMKM
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.