Jakarta, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pengguna LRT Jabodebek selama musim libur peringatan Wafat Yesus Kristus dan Paskah pada 3-5 April 2026.
Tercatat adanya peningkatan penggunaan LRT Jabodebek sebanyak 270.696.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika mengatakan capaian ini terbilang meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan periode long weekend 18-20 April 2025 yang tercatat sebanyak 113.606 pengguna.
Menurutnya tren ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin menjadikan transportasi LRT Jabodebek sebagai bagian dari pengalaman berwisata dan juga transportasi menikmati libur akhir pekan.
“KAI menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya menggunakan LRT Jabodebek yang tidak hanya digunakan untuk mobilitas rutin, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian selama libur panjang. Kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata dan ruang publik menjadikan LRT sebagai solusi perjalanan yang praktis dan nyaman,” kata Radhitya kepada awak media, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Radhitya menjelaskan tren tersebut wujud LRT Jabodebek sebagai destinasi wisata dan ruang publik di kawasan Jabodebek secara praktis dan terintegrasi.
Menurutnya sejumlah stasiun yang terhubung dengan kawasan strategis dan destinasi populer mencatat volume pengguna yang tinggi.
Ia memaparkan Stasiun Dukuh Atas konsisten menjadi titik dengan jumlah pengguna tertinggi mencerminkan perannya sebagai simpul mobilitas menuju kawasan pusat kota dengan konektivitas antarmoda seperti KRL, KA Bandara, MRT, dan Transjakarta.
Di sisi lain, Stasiun TMII mencatat sebanyak 13.627 pengguna selama long weekend tersebut mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk berwisata, khususnya pada akhir periode libur, seiring tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Tingginya pengguna LRT Jabodebek juga terlihat di Stasiun Cikoko yang mencatat volume 27.418 pengguna dan Bekasi Barat sebanyak 23.337 pengguna.
"Hal ini menunjukkan pergerakan masyarakat dari kawasan hunian menuju pusat aktivitas dan destinasi rekreasi di Jakarta dan sekitarnya selama masa libur panjang," katanya.(raa)




