Samsung Cetak Rekor Laba Rp650 Triliun pada Kuartal I-2026, Naik 8 Kali Lipat

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Samsung Electronics memproyeksikan labanya pada kuartal I-2026 akan melampaui total pofit tahun lalu.

Samsung Cetak Rekor Laba Rp650 Triliun pada Kuartal I-2026, Naik 8 Kali Lipat. (Foto: Techgolly)

IDXChannel - Samsung Electronics memproyeksikan labanya pada kuartal I-2026 akan melampaui total pofit tahun lalu.

Dilansir dari Reuters pada Selasa (7/4/2026), rekor ini didorong lonjakan harga chip di tengah booming kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga:
Pekerja Samsung Ancam Mogok, Produksi Chip Memori Berisiko Terganggu

Samsung muncul sebagai salah satu perusahaan yang paling diuntungkan booming pusat data AI. Tren ini menyebabkan kenaikan harga chip hampir dua kali lipat.

Produsen chip memori terbesar di dunia ini memperkirakan laba operasional sebesar 57,2 triliun won atau sekitar Rp650 triliun pada Januari-Maret 2026, peningkatan lebih dari delapan kali lipat dari 6,7 triliun won yang dicatat pada kuartal I-2025.

Baca Juga:
Penjualan Erajaya (ERAA) Tembus Rp76,6 Triliun di 2025, Ditopang Apple dan Samsung

Jumlah ini juga tiga kali lipat lebih tinggi dari rekor laba operasional kuartalan Samsung sebelumnya sebesar 20 triliun won, yang dicapai pada kuartal IV-2025.

Menurut perusahaan riset TrendForce, harga chip dynamic random access memory (DRAM) akan meningkat lebih dari 50 persen pada kuartal ini karena kekurangan pasokan terus berlanjut.

Baca Juga:
Samsung Diprediksi Cetak Laba Rp455 Triliun pada Kuartal I-2026, Naik 6 Kali Lipat

“Karena pelanggan mengantisipasi kenaikan lebih lanjut, harga aktual menjadi lebih tinggi, sehingga melampaui perkiraan,” kata Analis Senior Meritz Securities Kim Sunwoo.

Perusahaan ini juga diuntungkan dari penurunan nilai mata uang won Korea Selatan ke level terendah dalam hampir 17 tahun terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini meningkatkan nilai pendapatan dalam won.

Kim memperkirakan bisnis chip memori Samsung menghasilkan laba operasional sebesar 54 triliun won, sementara divisi chip logikanya mencatatkan kerugian sebesar 1,6 triliun won.  

Sebagai produsen ponsel pintar terbesar kedua di dunia setelah Apple, Samsung mencatatkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan di divisi ponselnya pada kuartal I-2025, dengan laba sebesar 4 triliun won.

Samsung mengatakan pendapatannya diperkirakan tumbuh 68 persen menjadi 133 triliun won pada Januari-Maret. Perusahaan akan merilis detail kinerja kuartal pertamanya pada 30 April. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ciara Angkat Kemangi Jadi Bahan Utama Body Care, Intip Yuk Manfaatnya!
• 7 jam laluherstory.co.id
thumb
Bina Marga Sebut Jalan Swadaya II Cilincing Jakut Bukan Aset Pemprov
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pemkab Banjar Perkuat Koordinasi Lewat Evaluasi Kabupaten Layak Anak
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
PM Spanyol: Serangan terhadap pasukan PBB di Lebanon harus dihentikan
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Usai Laporan JAKI Direspons dengan Foto Hasil AI: PPSU Kalisari Disanksi SP1 sampai Sentilan Pramono
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.