Polri dan Petani di Banjarbaru Kembangkan Lahan Jagung hingga 30 Hektare

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Mubarak

TVRINews, Banjarbaru

Sinergi kepolisian dan kelompok tani di Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berhasil mengembangkan lahan jagung hingga puluhan hektare sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.

Penanaman terbaru dilakukan di lahan seluas 11 hektare oleh personel Polsek Banjarbaru Utara bersama warga. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan lahan yang kini telah mencapai 30 hektare, dengan potensi perluasan hingga 50 hektare. Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, menyebut program ini dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan lahan yang telah dipanen agar tidak dibiarkan kosong.

“Pagi ini kami melakukan penanaman jagung sekitar 11 hektare, setelah sebelumnya panen 6 hektare. Lahan yang sudah dipanen kembali diolah agar tidak ada lahan tidur, sehingga berkesinambungan. Motivasi petani sangat luar biasa untuk terus menanam. Setelah penanaman, kami juga melakukan pendampingan dan pengawalan kepada kelompok tani, mulai dari pertumbuhan hingga panen, sampai pendistribusian ke Bulog. Pendampingan ini dilakukan agar petani tetap semangat dalam mendukung swasembada pangan,” jelas AKP Yuwono saat ditemui pada Selasa, 7 April 2026.

Program ini tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pendampingan menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk penyediaan bibit, pupuk, penanganan hama, serta dukungan alat dan mesin pertanian seperti traktor.

Ketua Kelompok Tani Makmur Subur, Nurkhalim, mengaku merasakan manfaat langsung dari pendampingan tersebut.

“Pendampingan yang kami rasakan sangat baik, karena dari proses tanam hingga panen selalu didampingi. Misalnya, ketika tanaman sudah mencapai usia tertentu, kami diarahkan untuk pemupukan, dan jika ada hama segera ditangani. Untuk penjualan juga lancar, hasil panen habis terjual, dan pihak Polri membantu memasarkannya ke Bulog,” jelas Nurkhalim.

Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga memberikan kepastian pasar melalui distribusi hasil panen ke Bulog. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Sungai Ulin seiring dengan bertambahnya luas lahan produksi jagung.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wall Street Menguat di Tengah Harapan Gencatan Senjata AS-Iran
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Plastik Terus Naik, Ini Penyebab Utama dan Dampaknya ke Industri hingga Konsumen
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Hadapi Potensi El Nino, Mentan Sebut Ketersediaan Stok Beras Aman Selama 10 Bulan Ke Depan
• 7 jam lalunarasi.tv
thumb
Tokoh Penting IRGC Gugur akibat Serangan Udara AS-Israel
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Menko Airlangga: Akibat Perang, Harga Avtur Naik
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.