Penulis: Mubarak
TVRINews, Banjarbaru
Sinergi kepolisian dan kelompok tani di Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berhasil mengembangkan lahan jagung hingga puluhan hektare sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.
Penanaman terbaru dilakukan di lahan seluas 11 hektare oleh personel Polsek Banjarbaru Utara bersama warga. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan lahan yang kini telah mencapai 30 hektare, dengan potensi perluasan hingga 50 hektare. Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, menyebut program ini dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan lahan yang telah dipanen agar tidak dibiarkan kosong.
“Pagi ini kami melakukan penanaman jagung sekitar 11 hektare, setelah sebelumnya panen 6 hektare. Lahan yang sudah dipanen kembali diolah agar tidak ada lahan tidur, sehingga berkesinambungan. Motivasi petani sangat luar biasa untuk terus menanam. Setelah penanaman, kami juga melakukan pendampingan dan pengawalan kepada kelompok tani, mulai dari pertumbuhan hingga panen, sampai pendistribusian ke Bulog. Pendampingan ini dilakukan agar petani tetap semangat dalam mendukung swasembada pangan,” jelas AKP Yuwono saat ditemui pada Selasa, 7 April 2026.
Program ini tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pendampingan menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk penyediaan bibit, pupuk, penanganan hama, serta dukungan alat dan mesin pertanian seperti traktor.
Ketua Kelompok Tani Makmur Subur, Nurkhalim, mengaku merasakan manfaat langsung dari pendampingan tersebut.
“Pendampingan yang kami rasakan sangat baik, karena dari proses tanam hingga panen selalu didampingi. Misalnya, ketika tanaman sudah mencapai usia tertentu, kami diarahkan untuk pemupukan, dan jika ada hama segera ditangani. Untuk penjualan juga lancar, hasil panen habis terjual, dan pihak Polri membantu memasarkannya ke Bulog,” jelas Nurkhalim.
Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga memberikan kepastian pasar melalui distribusi hasil panen ke Bulog. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Sungai Ulin seiring dengan bertambahnya luas lahan produksi jagung.
Editor: Redaksi TVRINews





