Jawara di Jakarta Coffee Week, Kopi Arabika Yellow Bourbon Cinanggela Buka Jalan ke Pasar Global

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kopi Cinanggela menorehkan prestasi di tingkat Indonesia. Greenbean asal kawasan Cinanggela, Gunung Malabar tersebut berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Jakarta Coffee Week, Cup of The Year untuk kategori Arabika, sekaligus membuka jalan menuju pasar internasional.

Dengan skor cupping mencapai 88,85, kopi ini diklasifikasikan sebagai specialty coffee dengan kualitas unggulan. Penilaian tersebut mencerminkan profil cita rasa yang kompleks, keseimbangan yang baik, serta karakter unik yang menjadi keunggulan di pasar global.

Ditanam pada ketinggian sekitar 1.680 meter di atas permukaan laut, kopi arabika cinanggela mendapatkan kondisi tumbuh yang ideal. Lingkungan ini berkontribusi pada terbentuknya keasaman yang seimbang, body yang kuat, serta rasa yang bersih dan berlapis.

Varietas Yellow Bourbon yang digunakan dikenal luas sebagai salah satu varietas premium dengan karakter rasa manis dan aroma kompleks. Dipadukan dengan metode pengolahan natural, kopi ini menghadirkan profil fruity yang khas dengan tingkat sweetness yang menonjol.

Selain fokus pada kualitas produk, praktik budidaya di wilayah Cinanggela juga mengedepankan prinsip keberlanjutan. Pengelolaan dilakukan secara ramah lingkungan guna menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menjamin kualitas produksi jangka panjang.

“Kami bangga atas pencapaian ini dan optimis kopi Cinanggela mampu bersaing di pasar global. Ke depan, kami akan terus menjaga kualitas sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Hasto Wahyudi.

Baca Juga: KAPPI Kenalkan 9 Origin Kopi Nusantara ke Pasar Asia Lewat FOODEX Japan 2026

Sebagai langkah lanjutan, greenbean ini akan dipasarkan melalui sistem preorder untuk batch pertama tahun 2026. Skema ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan roaster dan pelaku industri specialty coffee secara lebih terukur, dengan kontrol kualitas yang ketat.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi petani lokal, sekaligus memperluas akses kopi Indonesia ke pasar internasional yang lebih luas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.024 Jemaah Calon Haji Samarinda Dipastikan Berangkat, Tak Terdampak Konflik Timur Tengah
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Fadly Amran Tekankan Percepatan Program dan Budaya Kerja Bersih
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet Usai Lebaran, Seskab Teddy: Tunggu Saja!
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Persaingan di Pegadaian Championship 2025/2026: 4 Laga Sisa Menuju Promosi atau Degradasi
• 15 jam lalubola.com
thumb
Penopang IHSG di Fase Transisi Pasar Modal demi Pikat Asing dalam Jangka Panjang
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.