jpnn.com, JAWA TIMUR - Direktur Utama PT Brantas Abipraya Agung Fajarwanto, melakukan management walkthrough ke Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2.
Hal tersebut dilakukan guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target, kualitas pelaksanaan terjaga, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan secara optimal.
BACA JUGA: Brantas Abipraya Bangun Gene Bank Indonesia, Ditargetkan Rampung 2027
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang berkualitas sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia unggul sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul Indonesia. Kami berkomitmen mengebut penyelesaikan proyek ini, tentunya dengan mengutamakan kualitas terbaik, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja,” ujar Agung.
BACA JUGA: Buka Gerai Baru di SMB 2, Texas Chicken Hadirkan Promo Gratis Makan Ayam Selama 1 Tahun
Dalam kunjungannya, Agung juga menegaskan bahwa percepatan pembangunan proyek ini merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di Indonesia, sebagai salah satu instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem.
"Peran Brantas Abipraya bukan hanya membangun fisik gedung, tetapi memastikan infrastruktur dasar, aksesibilitas, dan kualitas konstruksi mendukung keberlanjutan operasional sekolah dalam jangka panjang. Dalam pembangunannya, Kami menerapkan standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan kerja dalam setiap tahapan pembangunan,” seru Agung.
BACA JUGA: Atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Roboh, Manajemen Bandara Soekarno-Hatta Bilang Begini
Sebagai informasi, proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 yang mulai dikerjakan pada Desember 2025 ini ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Dengan luas lahan mencapai 58.100 meter persegi, Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang modern dan inklusif.
Adapun fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama pelajar, hunian vertikal bagi guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, lapangan mini soccer, lapangan upacara, serta bangunan utilitas MEP. Seluruh bangunan dirancang dua lantai guna mengoptimalkan fungsi ruang serta efisiensi lahan.(chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Yessy Artada




