Jakarta: Dalam dunia transportasi, roda menjadi salah satu komponen paling penting untuk menggerakkan hampir seluruh jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil hingga bus. Keberadaannya memungkinkan manusia untuk berpindah tempat dengan lebih mudah tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga.
Meski hingga kini belum diketahui secara pasti siapa penemu roda, namun jejak sejarahnya membuktikan bahwa roda telah menjadi alat yang penting bagi peradaban umat manusia. Lantas, sebetulnya bagaimana asal usul roda dan siapa penemunya? Merangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasannya!
Baca Juga :
Warga Bogor Bisa Nikmati Bus Listrik Gratis Selama Tiga Bulan Masa Uji CobaMeski begitu, para ahli sejarah meyakini bahwa masyarakat Mesopotamia Kuno atau yang kini dikenal dengan Irak Modern menjadi pelopor utama penggunaan roda. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa roda pertama digunakan pada gerobak sederhana oleh masyarakat Sumeria. Alat memindahkan barang sebelum roda Sebelum roda menginvasi dunia transportasi, manusia purba menggunakan metode yang jauh lebih melelahkan untuk memindahkan beban berat yaitu menyeretnya dengan kereta luncur. ?Fenomena menarik ini terlihat pada pembangunan monumen ikonik seperti Stonehenge (3000 SM) dan Piramida Mesir (2589 - 2504 SM).
Selama ini, banyak yang berasumsi bahwa batu-batu raksasa tersebut dipindahkan menggunakan gelondongan kayu sebagai roda kasar. Namun, temuan arkeologis terbaru menunjukkan teori lain. Para pekerja di masa itu diduga menggunakan kereta luncur yang diberi pelumas, seperti lemak babi atau air yang dituangkan di atas pasir, untuk mengurangi gaya gesek saat menarik material bangunan.
Ilustrasi Pexels ?Evolusi Roda di berbagai peradaban ?Adaptasi roda untuk keperluan transportasi baru dimulai sekitar tahun 3500 - 3350 SM. Transformasi ini tidak lepas dari peran domestikasi kuda dan pembangunan infrastruktur jalan sederhana yang mulai dilakukan manusia kala itu. Kendaraan beroda paling awal diyakini memiliki desain empat roda. Bukti visual tertua mengenai hal ini ditemukan pada "Bejana Bronocice" di Polandia sekitar tahun 3635 - 3370 SM serta tablet tanah liat di Uruk, Irak.
Selain itu, penemuan jejak paralel yang berliku di Kiel, Jerman pada 3420 - 3385 SM, memperkuat asumsi arkeolog bahwa kendaraan beroda sudah mulai digunakan secara luas di Eropa dan Asia pada era tersebut. ?Inovasi terus berkembang hingga munculnya kendaraan roda dua yang lebih lincah sekitar tahun 3402 - 2800 SM, sebagaimana teridentifikasi pada situs makam di Lohne-Engelshecke, Jerman. Penggunaan roda saat ini Saat ini roda banyak digunakan untuk berbagai jenis kendaraan mulai dari motor, mobil, sepeda bahkan pesawat terbang. Mengutip laman interesting enginerring, inovasi roda bahkan terus berkembang dengan menggunakan teknologi terkini termasuk ban yang dapat dilipat dengan ukuran 26 inci sehingga dapat menjadi sepertiga dari ukuran aslinya.
Selain itu, terdapat juga roda peredam kejut dengan suspensi tiga lengan. Inovasi ini dapat digunakan pada sepeda, kursi roda dan mobil untuk memberikan peredaman guncangan dan getaran bagi semua jenis pengguna.
Demikian informasi seputar asal usul roda dan perkembangannya di zaman modern. Melalui informasi ini diharapkan Anda dapat lebih tahu mengenai sejarah dari benda yang digunakan sehari-hari.
(Surya Mahmuda)




