JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi seorang penumpang perempuan yang melakukan kekerasan terhadap petugas pengamanan (PAM) KAI Commuter viral di media sosial pada Selasa (7/4/2026).
Insiden itu terjadi saat petugas mencegah penumpang tersebut memaksakan diri masuk ke kereta rel listrik (KRL) yang sudah penuh di Stasiun Manggarai.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @infojabodetabek24_, terlihat kondisi peron Stasiun Manggarai sedang dipadati penumpang pada jam sibuk.
Di tepi peron, tampak KRL yang penuh sesak hendak menutup pintu secara otomatis untuk melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Pramono Ungkap Rencana Jalur KRL Baru, Sambungkan Rawajati hingga Tanjung Priok
Namun, seorang perempuan berkacamata yang memakai masker dan arloji hitam terlihat memaksakan diri untuk tetap masuk ke dalam KRL.
Petugas PAM KCI berusaha mencegah perempuan tersebut karena pintu gerbong KRL akan tertutup secara otomatis.
"Ibu turun, ibu turuun," ujar petugas dengan suara keras sambil memegangi tangan dan bahu perempuan itu.
"Jaga keamanan ibu, keamanan," lanjutnya masih dengan suara keras.
Seorang penumpang lain yang masih berada di peron juga ikut menahan perempuan berkacamata tersebut agar tidak memaksakan diri masuk.
Diduga tidak terima dengan peringatan tersebut, perempuan itu kemudian memegang kepala petugas KCI dan menarik topi petugas hingga terlepas.
Petugas tidak melakukan perlawanan dan lantas mengenakan topinya kembali. Namun, kejadian itu memancing reaksi penumpang perempuan lain yang berkerumun di peron.
Salah seorang penumpang perempuan menyinggung tindakan perempuan berkacamata tersebut agar tidak egois memaksakan kehendaknya naik ke dalam KRL yang penuh sesak.
Penumpang tersebut juga mengingatkan bahwa aturan sebagai pengguna KRL harus dipatuhi.
Public Relations Manager KAI Commuter (KCI) Leza Arlan mengatakan, peristiwa yang viral itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Stasiun Manggarai.
Baca juga: Keluhan Penumpang KRL: Sampah Menumpuk di Jurangmangu, Bau Terasa Saat Hujan