Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih mendalami terkait dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4) pagi.
Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Indra Darmawan menerangkan, dalam pengusutan peristiwa ini, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi, yaitu mandor pengawas.
“Untuk saat ini saksi yang diperiksa sebanyak dua orang dari pihak mandor pengawas, yaitu pengawas besi dan salah satu mandor. Jadi ada dua orang,” jelas Indra, kepada wartawan, Selasa (7/4).
Selain itu, Indra menuturkan, pihaknya juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik gedung, pada Kamis (9/4) mendatang.
“Untuk rencana yang akan diperiksa dari pihak gedung, rencana diperiksa hari Kamis yang akan datang,” ucapnya.
Sementara itu, Indra menuturkan, saat ini perkara ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Jagakarsa.
“Untuk penanganan saat ini, perkara ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Jagakarsa. Untuk Satreskrim (Polres Metro Jakarta Selatan) sifatnya saat ini melakukan asistensi dan supervisi terkait penanganan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Jagakarsa,” tegasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengatakan, keempatnya dipastikan tewas akibat sesak nafas. Namun, tiga karyawan lainnya yang mengalami sesak nafas, saat ini sudah membaik.
“(Penyebab kematiannya) Sesak nafas. (Tiga korban sesak nafas) sudah membaik,” kata Nurma, kepada wartawan, Senin (6/4).
Sementara itu, Nurma memastikan dalam hal ini tidak ada luka di tubuh korban, walaupun keempatnya sempat terjatuh ke dalam Geloteng (Penampungan air bersih).
“Gak ada luka,” ucap Nurma. (ars/dpi)




