Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajarannya mencari orang yang mengedit dan mengunggah foto AI di aplikasi JAKI.
Hal ini menanggapi soal adanya aduan masyarakat melalui JAKI terkait parkir liar di permukiman, tetapi ditanggapi oleh JAKI menggunakan foto hasil editan AI.
“Saya minta untuk didalami dicari siapa yang melakukan AI-nya itu kemudian yang meng-upload-nya,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4).
Dia menjelaskan, Inspektorat Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan pendalaman kepada pihak terkait, mulai dari lurah, Suku Dinas (Sudin), hingga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
“Jadi sekarang ini kan Inspektorat sedang melakukan pendalaman baik itu kepada Lurah Ibu siapa yang di Kalisari, kemudian PPSU-nya, kemudian Sudin-nya. Semuanya nanti pada saatnya pasti akan ketahuan,” tuturnya.
Meskipun lurah terkait sudah menyampaikan permohonan maaf, tetapi Pramono menyebut investigasi tetap dilanjutkan.
“Walaupun apa Ibu Lurahnya sudah minta maaf saya tetap minta untuk Inspektorat mendalami hal ini,” ungkap dia.
Di sisi lain, Pramono menilai kejadian tersebut bukan dilakukan oleh petugas PPSU. Dia meyakini petugas PPSU tidak akan memanipulasi tugasnya.
“Kalau kemudian menyalahkan ke PPSU juga enggak bisa, PPSU-nya pasti bukan orang yang melakukan atau memanipulasi tentang AI-nya,” kata dia. (saa/dpi)




