Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kenaikan harga plastik di pasar di luar cakupan pemerintahannya.
Pramono menyebut kontrol harga hingga pengadaan plastik sepenuhnya merupakan ranah pemerintah pusat.
“Karena memang plastik di luar kontrol kami karena ini pengadaannya sepenuhnya tentunya biasanya dari pemerintah pusat,” ucap Pramono di kawasan Jakarta Utara, Selasa (7/4).
Kendati begitu, dia menyebut Pemprov DKI berupaya untuk menekan harga plastik agar tidak terjadi kenaikan yang signifikan.
“Jujur terus terang memang pemerintah daerah tentunya Pemerintah DKI Jakarta sebisa mungkin menahan itu,” ungkapnya.
Hal ini berbeda dengan kenaikan harga yang terjadi pada bahan pokok seperti telur, daging, maupun beras. Sebab, Pemprov DKI Jakarta sudah terbiasa menanganinya.
“Kalau yang untuk beras, kemudian cabai, daging, Pemerintah DKI Jakarta dengan cepat bisa melakukan pasar murah. Kalau memang nanti kami melihat bahwa harganya sudah di luar kewajaran, kami pasti akan melakukan intervensi,” ucap Pramono.
Di sisi lain, Pramono meminta masyarakat untuk tidak panic buying terhadap bahan pokok. Dia menyebut stok bahan pangan milik Jakarta masih tercukupi.
“Kami sampaikan kepada masyarakat, jangan panik untuk berbelanja berlebihan karena Jakarta stoknya sampai dengan hari ini mencukupi,” ujarnya. (saa/dpi)




