Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kenaikan harga plastik di pasar di luar cakupan pemerintahannya.

Pramono menyebut kontrol harga hingga pengadaan plastik sepenuhnya merupakan ranah pemerintah pusat.

“Karena memang plastik di luar kontrol kami karena ini pengadaannya sepenuhnya tentunya biasanya dari pemerintah pusat,” ucap Pramono di kawasan Jakarta Utara, Selasa (7/4).

Kendati begitu, dia menyebut Pemprov DKI berupaya untuk menekan harga plastik agar tidak terjadi kenaikan yang signifikan.

“Jujur terus terang memang pemerintah daerah tentunya Pemerintah DKI Jakarta sebisa mungkin menahan itu,” ungkapnya.

Hal ini berbeda dengan kenaikan harga yang terjadi pada bahan pokok seperti telur, daging, maupun beras. Sebab, Pemprov DKI Jakarta sudah terbiasa menanganinya.

“Kalau yang untuk beras, kemudian cabai, daging, Pemerintah DKI Jakarta dengan cepat bisa melakukan pasar murah. Kalau memang nanti kami melihat bahwa harganya sudah di luar kewajaran, kami pasti akan melakukan intervensi,” ucap Pramono.

Di sisi lain, Pramono meminta masyarakat untuk tidak panic buying terhadap bahan pokok. Dia menyebut stok bahan pangan milik Jakarta masih tercukupi.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, jangan panik untuk berbelanja berlebihan karena Jakarta stoknya sampai dengan hari ini mencukupi,” ujarnya. (saa/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Siapkan Skema Potong Gaji Menteri dan Wamen untuk Efisiensi Anggaran
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Industri Perhiasan Hadapi Hambatan Ekspor, Optimisme Tumbuh dari Pasar Domestik
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Bikin Ancaman Baru untuk Iran: Seluruh Peradaban Akan Musnah Malam Ini
• 10 jam laludetik.com
thumb
Pasca Insiden Kebakaran Sepeda Motor, Pertamina Tutup Sementara SPBU Sriwijaya Semarang
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
BNN Soroti Penghapusan Nomenklatur dalam RUU Narkotika, Khawatir Kewenangan Melemah
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.