Menko Pangan Zulhas: Perang Timur Tengah Picu Kelangkaan Karung Gabah

wartaekonomi.co.id
19 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti dampak nyata konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran terhadap ekonomi nasional. Perang tersebut memicu kenaikan harga sejumlah komoditas mulai dari avtur hingga produk turunan plastik.

Industri pertanian saat ini menghadapi kesulitan dalam mendapatkan stok karung untuk gabah. Zulhas mengaku menerima aduan langsung mengenai kelangkaan karung plastik dari wilayah Kalimantan Barat.

“Mau beli gabah, karungnya tidak ada karena karungnya dari plastik,” ujar Zulhas di kantornya, Selasa (7/4/2026). Ia menyebut kenaikan harga plastik menjadi faktor utama penghambat distribusi hasil panen tersebut.

Konflik global ini turut mengganggu jalur logistik laut internasional secara signifikan. Penutupan Selat Hormuz memaksa rute transportasi kapal kargo berputar lebih jauh.

Biaya ongkos kirim meningkat tajam seiring bertambahnya waktu tempuh pengiriman barang. Waktu perjalanan laut yang semula hanya 20 hari kini membengkak menjadi 60 hari.

Kenaikan harga avtur dunia juga memperparah kondisi biaya transportasi udara domestik. Zulhas memprediksi harga tiket pesawat berpotensi mengalami kenaikan hingga 13 persen.

Meskipun banyak sektor terdampak, pemerintah menjamin kedaulatan pangan nasional tetap terjaga. Indonesia diklaim telah mencapai swasembada pangan sehingga stok beras dipastikan aman.

“Beras aman, tidak ada kenaikan apapun,” tegas Zulhas mengenai stabilitas harga pangan pokok. Pasokan beras nasional diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga tahun 2027 mendatang.

Baca Juga: DPR: Kenaikan Harga Plastik Picu Tekanan Biaya Serius bagi UMKM

Kesiapan Indonesia menghadapi krisis global dinilai jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain. Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan guna meredam gejolak harga di pasar internasional.

Sinkronisasi kebijakan distribusi tetap menjadi prioritas utama kementerian koordinator bidang pangan. Langkah antisipasi terus dilakukan untuk meminimalisir dampak gangguan logistik terhadap harga barang di tanah air.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BCA Salurkan Dividen Hari Ini Rp 281 per Saham, Total Rp 41,3 T untuk Tahun 2025
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara gabungkan pabrik gula milik ID FOOD ke SGN demi swasembada
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Sebut Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Drastis
• 21 jam laluokezone.com
thumb
IHSG Diprediksi Melemah hingga 6.745, Cermati Analisa Saham BMRI-INKP
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Steam Minta Maaf atas Rating IGRS yang Tidak Akurat di Platformnya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.