PKL di Kuningan Bantah Serang Anggota Satpol PP Saat Ditertibkan, Dalih Mau Tusuk Ban

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedagang kaki lima (PKL) di depan gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, membantah berniat tusuk anggota Satpol PP saat ditertibkan, Senin (6/4/2026).

Pedagang berinisial KK (39) itu terlihat memegang benda tajam pemecah es batu saat ditertibkan petugas Satpol PP.

Saat petugas berusaha mengambil benda itu dari tangannya, KK terus memberontak.  Membantah saat dituding ingin menusuk petugas.

Baca juga: PKL yang Tuding Satpol PP Pungli di Kuningan Mengamuk Lagi, Todong Benda Tajam ke Petugas

Dalam video yang diunggah @jakarta.global.city, suara KK dan Satpol PP tumpang tindih.

Begitu petugas melepaskannya, KK mengambil HP lalu protes sambil mengarahkan kamera HP pada petugas.

Pada video lain yang Kompas.com terima dari Satpol PP, tampak KK berhadapan dengan Kepala Satpol PP Setiabudi, Ahmad Lutfi.

Di situ, KK menekankan bahwa dia tidak berniat menusuk anggota Lutfi.

“Saya dituduh katanya mau menusuk mereka, kalian (Satpol PP). Saya enggak ada niatan menusuk kalian, saya juga tahu hukum,” ujar KK di hadapan Lutfi.

Dia mengaku hanya mengancam ingin menusuk ban sepeda motor anggota Satpol PP yang mengadang pembeli KK.

“Lagian dia (Satpol PP) enggak mau jalan, kan ada orang mau beli, ya saya tusuk aja bannya,” jelas dia.

Baca juga: Pramono Perintahkan Satpol PP Cek Stiker QR Diduga Arahkan ke Judol

Kemudian Lutfi mengimbau KK agar pergi dari sana. Lutfi menjelaskan, trotoar di Jalan HR Rasuna Said harus bersih dari pedagang kaki lima.

Namun, KK kembali menuding adanya anggota Satpol PP yang dibayar pedagang kantin kantor Kemenkes untuk mengusir pedagang.

Dia juga mengaku sering diminta dagangannya secara cuma-cuma beserta iuran bulanan agar dibolehkan berdagang di sana.

“Yang udah-udah ya mereka itu (Satpol PP) mengimbau keliling sembari minta rokok, sembari minta duit, Pak Lutfi,” kata KK.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lutfi pun bertanya nama dan orang yang dimaksud. Tapi KK bilang tak tahu karena petugas menggunakan masker dan rompi patroli, sehingga nama pada seragamnya tertutup.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sopir Livina Mau Perkarakan Sopir Innova Usai Saling Senggol di Tol Kemayoran
• 7 jam laludetik.com
thumb
Balai Besar KSDA NTT Tangani Anakan Komodo Masuk Pondok Warga
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Mahasiswa D-III Teknologi Bank Darah Polimerz PKL di UTD PMI Kota Makassar, Perkuat Kompetensi Pelayanan Transfusi Darah
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Kasus Meningkat, Warga Baubau Diimbau Cek Kesehatan untuk Deteksi TBC
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Paradoks Tugas Belajar ASN
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.