JAKARTA, DISWAY.ID – Harga minyak dunia terjun bebas pasca Amerika setujui 10 syarat Iran yang baru saja diumumkan beberapa jam lalu.
Indeks minyak mentah berjangka Amerika turun lebih dari 15 persen, sedangkan indeks berjangka S&P 500 naik 2,2 persen pada pukul 20.05 waktu setempat, sementara indeks berjangka Dow naik 930 poin atau 2 persen.
Donaks Trump selaku Presiden Amerika menyampaikan jika dirinya menunda ancamannya untuk menyerang jembatan, pembangkit listrik, dan target sipil lainnya di Iran, dengan syarat Teheran menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Pihak Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengatakan telah menerima gencatan senjata selama dua minggu dan menteri luar negerinya mengatakan jalur melalui selat akan diizinkan selama dua minggu ke depan di bawah manajemen militer Iran.
BACA JUGA:Iran Umumkan Kemenangan Atas Amerika, Ancaman Bumi Hangus Trump Hanya Omon-omon
Indeks berjangka minyak mentah Amerika turun 14,7 persen atau menjadi menjadi 96,27 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent, standar internasional, turun 14,4 persen menjadi 93,48 dolar AS per barel.
Meskipun mengalami penurunan, namun harga minyak ini tetap jauh di atas harga pada awal perang.
Sementara itu, saat perdagangan di Asia dimulai, indeks Nikkei Jepang naik lebih dari 4 persen dan indeks Kospi Korea Selatan naik 6 persen.
Sebelumnya, saham AS berfluktuasi tajam selama perdagangan reguler karena ketidakpastian tentang perang dengan Iran meningkat setelah Trump mengancam bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali" jika Iran tidak memenuhi tenggat waktu pukul 8 malam waktu bagian timur untuk membuka Selat Hormuz.
BACA JUGA:Harga Minyak Bisa Tembus 100 Dolar, Purbaya Yakin Tetap Aman, Ada Dana Lebih 420 Triliun
Harga minyak anjlok dan harga saham berjangka AS melonjak setelah Presiden Donald Trump menunda ancamannya untuk melakukan serangan dahsyat terhadap Iran. Harga minyak mentah berjangka AS turun lebih dari 15 persen.
Harga berjangka S&P 500 naik 2,2 persen pada pukul 8:05 malam ET, sementara harga berjangka Dow naik 930 poin atau 2 persen.
Sebelumnya, saham-saham AS berfluktuasi tajam selama perdagangan reguler karena ketidakpastian tentang perang dengan Iran meningkat setelah Trump mengancam bahwa seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali jika Iran tidak memenuhi tenggat waktu pukul 8 malam waktu Timur untuk membuka Selat Hormuz.
Harga minyak juga bergejolak, di mana harga satu barel minyak mentah acuan AS yang akan dikirimkan pada bulan Mei sempat naik di atas 117 dolar AS sebelum akhirnya stabil di 112,95 dolar AS.
Harga minyak melonjak karena perang telah mengganggu produksi dan transportasi minyak mentah di Teluk Persia.
- 1
- 2
- »





