AS vs Iran soal Gencatan 2 Pekan: Sama-Sama Pasang Syarat

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat dan Iran memberi lampu hijau untuk gencatan senjata selama dua minggu di bawah mediasi Pakistan, tetapi dengan syarat yang saling mengikat.

AS meminta pembukaan penuh Selat Hormuz, sedangkan Iran menuntut penghentian serangan.

Syarat kedua pihak ini disampaikan oleh Presiden Donald Trump dan Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi lewat akun media sosial mereka, Rabu (8/4) WIB.

Dalam pernyataannya, Trump mengisyaratkan keberhasilan AS dalam operasi militernya, sementara Araghchi mengisyaratkan Iran tidak berada dalam posisi menyerah, dengan tetap melibatkan militernya dalam pengaturan jalur Selat Hormuz yang vital.

Sebagai perbandingan, berikut pernyataan kedua pihak:

Pernyataan Presiden AS Donald J. Trump

Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan, di mana mereka meminta agar saya menahan penggunaan kekuatan destruktif yang akan dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama periode dua minggu. Ini akan menjadi gencatan senjata dua pihak!

Alasan untuk melakukan hal ini adalah karena kita telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, dan sangat jauh dalam mencapai kesepakatan definitif terkait perdamaian jangka panjang dengan Iran, serta perdamaian di Timur Tengah.

Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya bahwa itu merupakan dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi. Hampir semua berbagai poin perselisihan sebelumnya telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, tetapi periode dua minggu akan memungkinkan kesepakatan tersebut untuk difinalisasi dan disempurnakan.

Atas nama Amerika Serikat, sebagai Presiden, dan juga mewakili negara-negara Timur Tengah, merupakan suatu kehormatan untuk melihat masalah jangka panjang ini mendekati penyelesaian. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini!

Pernyataan Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi:

Atas nama Republik Islam Iran, saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada saudara-saudara saya yang terhormat, Perdana Menteri Pakistan Sharif dan Marsekal Lapangan Munir atas upaya tak kenal lelah mereka untuk mengakhiri perang di kawasan ini.

Sebagai tanggapan atas permintaan persaudaraan dari PM Sharif dalam cuitannya, dan dengan mempertimbangkan permintaan dari AS untuk perundingan berdasarkan proposal 15 poinnya serta pengumuman oleh Presiden AS tentang penerimaan kerangka umum dari proposal 10 poin Iran sebagai dasar untuk perundingan, dengan ini saya menyatakan atas nama Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran:

Jika serangan terhadap Iran dihentikan, angkatan bersenjata kami yang kuat akan menghentikan operasi defensif mereka.

Selama periode dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis.

Adapun PM Pakistan Shehbaz Syarif menyatakan Iran dan AS telah menyepakati gencatan senjata segera di semua wilayah dan berlaku efektif segera. Dia juga mengundang kedua pihak untuk berunding ke Islamabad pada 10 April 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ungkap Sudah Sekian Puluh Tahun Yakini dan Cari Solusi Krisis yang Diprediksi PBB
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Asing Jualan Lagi Rp1,78 Triliun, Saham-saham Ini Dilego
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wanita di Malang Ditipu Saat Nikah: Suaminya Wanita, Terungkap di Malam Pertama
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Proses Peradilan Kasus Andrie Yunus Diragukan, Pigai: Tekanan Publik dan Media Dibutuhkan!
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Jadwal Tayang dan Sinopsis Terikat Janji, Sinetron Terbaru Arya Saloka
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.