MyRepublic Indonesia Dorong FTTH dan FWA Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia

mediaindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) menggelar seminar  “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan Akses Digital Indonesia.”

Sejumlah pelaku usaha mendukung kegiatan itu. Salah satunya ialah MyRepublic Indonesia yang hadir dan mendukung sebagai perwakilan industri untuk berbagi perspektif terkait implementasi dan strategi deployment jaringan broadband di Indonesia.

Dalam kesempatn itu, MyRepublic menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pemerataan akses digital nasional.

Baca juga : FTTH dan FWA Saling Melengkapi Percepat Pemerataan Internet

Dalam sesi diskusi, Hendra Gunawan, Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia tampil sebagai narasumber bersama Ian Josef Matheus Edward, Dosen STEI ITB; Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, dan Merza Fachys, Sekretaris Jendral Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

Hendra Gunawan memaparkan berbagai tantangan dan strategi dalam mengembangkan jaringan FTTH (Fiber to the Home) serta FWA (Fixed Wireless Access), khususnya dalam menjawab kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah.

"FTTH dan FWA memiliki karakteristik tantangan yang berbeda, mulai dari kebutuhan investasi dan kompleksitas pembangunan pada FTTH, hingga keterbatasan spektrum dan kualitas layanan pada FWA. Untuk itu, MyRepublic menerapkan pendekatan berbasis karakteristik wilayah, dengan FTTH difokuskan pada area padat dengan kebutuhan bandwidth tinggi. Sementara FWA menjadi solusi untuk mempercepat penetrasi di wilayah semi-urban," tandasnya.

Baca juga : Integrasi FTTH dan FWA Jadi Kunci Pemerataan Akses Digital


Saling melengkapi


Dia menegaskan bahwa perkembangan FTTH dan FWA tidak mengarah pada substitusi, melainkan saling melengkapi. FTTH tetap menjadi backbone utama dalam menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkapasitas tinggi.

Sementara FWA, lanjutnya, berperan sebagai pelengkap untuk memperluas jangkauan layanan serta membuka peluang pasar baru. Meski dinamika harga FWA di pasar tidak berdampak langsung terhadap layanan FTTH, hal ini tetap menjadi perhatian industri dalam membentuk ekspektasi harga ke depan.

MyRepublic Indonesia telah menghadirkan jaringan full fiber optic yang andal, unlimited, dan stabil dengan kapasitas tinggi untuk mendukung berbagai kebutuhan digital masyarakat, mulai dari aktivitas produktivitas hingga hiburan.

Dengan cakupan yang terus diperluas di berbagai kota, layanan FTTH MyRepublic menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet berkualitas tinggi dan konsisten.

Sementara itu, di wilayah yang belum terjangkau fiber, FWA dapat menjadi alternatif solusi untuk tetap menghadirkan akses broadband yang memadai.

“Kami melihat FTTH, FWA, dan selular bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai solusi yang saling melengkapi. Dukungan regulasi dan insentif yang tepat akan sangat menentukan kecepatan industri dalam memperluas jangkauan layanan. Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi wilayah, kami optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang lebih merata, berkualitas, dan terjangkau,” lanjut Hendra.


Kontribusi pada ekosistem digital


Di sisi lain, Partisipasi MyRepublic Indonesia dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Selain berbagi pengalaman dan insight industri, kehadiran MyRepublic Indonesia juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih aplikatif bagi mahasiswa dan publik mengenai dinamika implementasi teknologi broadband di lapangan.

Ke depan, MyRepublic Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi melalui pengembangan jaringan yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendukung visi pemerintah dalam percepatan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.

MyRepublic Indonesia adalah penyedia layanan internet berbasis fiber optik dan TV berlangganan terkemuka di Indonesia. Perusahaan berfokus menghadirkan konektivitas cepat, stabil, dan terjangkau bagi masyarakat serta dunia usaha.

MyRepublic Indonesia menyediakan dua solusi konektivitas segmen residensial, yaitu jaringan fiber optik melalui layanan Fiber to the Home (FTTH) dan jaringan nirkabel melalui teknologi Fixed Wireless Access (FWA), guna menghadirkan akses internet yang lebih luas dan merata.

Dengan jaringan fiber yang mencakup 162 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, MyRepublic Indonesia terus berkomitmen untuk menjadi kebanggaan Indonesia.
 
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi myrepublic.co.id atau hubungi 1500-899.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Besok, Presiden Prabowo Dijadwalkan Akan Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Sebut Indonesia Aman dari Perang Dunia Ketiga
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tak Lagi Soal Fisik, Celine Evangelista Kini Cari Pasangan yang Bisa Jamin Dunia Akhirat
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Prospek Saham Sawit TAPG, LSIP hingga AALI terkait Implementasi Program B50
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Investor Dubai Berminat Tanamkan Modal di Bali, Banyak Hal Mendesak Diperbaiki
• 6 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.