Saat ini, ada banyak brand parfum baru yang bermunculan. Seiring dengan fenomena ini, varian wanginya pun beragam. Namun tak jarang kita menemukan parfum yang punya aroma enak tetapi tidak tahan lama saat dipakai seharian.
Menurut ahli parfum asal Prancis, Emmanuelle Moeglin, daya tahan parfum tidak hanya bergantung pada produknya, tapi juga cara kita menggunakannya. Ia menjelaskan bahwa pemilihan formula, teknik aplikasi, hingga kondisi kulit sangat memengaruhi seberapa lama aroma parfum bisa bertahan. Dengan teknik yang tepat, parfum bisa bertahan dari pagi hingga malam tanpa harus sering disemprot ulang.
Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan agar parfum lebih awet seharian.
1. Pilih Formula Parfum yang TepatTidak semua parfum punya ketahanan yang sama, ladies. Emmanuelle menjelaskan bahwa konsentrasi parfum sangat berpengaruh terhadap daya tahannya di kulit.
Parfum dengan konsentrasi tinggi seperti parfum atau eau de parfum (EDP) cenderung lebih tahan lama dibanding eau de toilette (EDT) yang lebih ringan. Selain itu, aroma dengan base notes seperti musk atau woody biasanya bertahan lebih lama dibanding citrus atau fresh notes.
2. Semprot di Titik NadiCara menggunakan parfum juga menentukan hasil akhirnya. Area seperti pergelangan tangan, belakang telinga, hingga siku bagian dalam adalah titik nadi yang memancarkan panas. Panas ini membantu menyebarkan aroma parfum secara perlahan sepanjang hari. Dengan begitu, wanginya tidak hanya tahan lama tapi juga terasa lebih hidup.
3. Pastikan Kulit LembapKulit yang kering membuat parfum lebih cepat menguap. Sebaliknya, kulit yang lembap bisa mengunci aroma agar bertahan lebih lama.
Kamu bisa mengaplikasikan pelembap tanpa aroma sebelum menyemprot parfum agar hasilnya lebih maksimal. Bahkan, beberapa pengguna juga mengaplikasikan sedikit petroleum jelly sebagai base agar parfum lebih menempel.
4. Gunakan Teknik LayeringLayering atau penggunaan produk dengan aroma serupa bisa memperkuat ketahanan parfum. Misalnya, gunakan body wash atau lotion dengan wangi yang senada sebelum menyemprot parfum.
Cara ini membantu membangun lapisan aroma yang lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, teknik ini juga membuat wangi parfum terasa lebih kaya.
5. Semprot ke Rambut dan PakaianParfum tidak hanya bisa digunakan di kulit, tapi juga pada rambut dan pakaian. Serat kain cenderung menahan aroma lebih lama dibanding kulit. Rambut juga bisa menyebarkan wangi saat kamu bergerak sepanjang hari.
Namun, pastikan untuk menghindari parfum berbasis alkohol tinggi langsung ke rambut agar tidak membuatnya kering.
6. Gunakan SecukupnyaBanyak dari kita mengira semakin banyak parfum yang disemprot, semakin lama wanginya bertahan. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Menggunakan terlalu banyak parfum bisa membuat aromanya cepat menguap. Emmanuelle menyarankan untuk mulai dari sedikit, lalu menambah jika diperlukan.
“Formulasi sangat menentukan berapa lama parfum bertahan di kulit,” tegas Emmanuelle.
Dengan memahami cara penggunaan yang tepat, parfum favoritmu bisa bertahan lebih lama tanpa perlu sering reapply. Kuncinya bukan pada seberapa mahal parfum yang dipakai, tapi bagaimana cara kamu mengaplikasikannya, Ladies.





