Mobilnya Bikin Sesak Napas, Dicek Polisi Isinya Nyolong BBM

viva.co.id
4 hari lalu
Cover Berita

Mojokerto, VIVA - Peristiwa tak biasa terjadi di area SPBU Bhayangkara, yang melibatkan seorang pengendara mobil mengalami gangguan pernapasan saat berada di dalam kendaraannya. Insiden ini sempat mengundang perhatian warga sekitar hingga petugas setempat karena kondisi korban yang terlihat semakin melemah.

Seperti dikutip VIVA dari Aslimojokerto,  korban berada di dalam mobil yang terparkir cukup lama di area SPBU tersebut. Warga yang melihat kondisi tidak biasa kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas. Saat dilakukan pengecekan, korban diketahui mengalami sesak napas dan tidak mampu keluar dari kendaraan secara mandiri.

Baca Juga :
Rupiah Menguat di Tengah Seruan Pengetatan Subsidi BBM Imbas Lonjakan Harga Minyak
Viral Sejumlah Orang Berpakaian Muslim Minum Oli Baru di Makassar, MUI Sulsel: Haram

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, petugas langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan evakuasi darurat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memecahkan kaca mobil untuk mengeluarkan korban. Upaya ini dilakukan sebagai respons cepat guna mencegah kondisi korban semakin memburuk, terutama karena diduga mengalami kekurangan oksigen di dalam kabin.

Namun, saat proses evakuasi berlangsung, petugas menemukan hal yang cukup mengejutkan di dalam kendaraan. Terdapat sejumlah galon air mineral yang ternyata berisi bahan bakar jenis bensin. Keberadaan bensin dalam wadah yang tidak semestinya ini diduga menjadi sumber bau menyengat di dalam mobil.

"Tadi ada bapak-bapak yang enggak sadar ternyata napasnya terengah-engah, mobil (dalam kondisi) tertutup sehingga keracunan. Nah di dalam sini (mobil) ini bensinm nyolong bensin," ujar petugas yang mengamani kejadian. 

Aroma bensin yang kuat di ruang tertutup seperti kabin mobil berpotensi membahayakan, terutama jika terhirup dalam waktu lama. Uap bensin diketahui dapat memicu gangguan pernapasan, pusing, bahkan kehilangan kesadaran apabila konsentrasinya tinggi dan sirkulasi udara terbatas. Kondisi inilah yang diduga menjadi pemicu utama korban mengalami sesak napas.

Setelah berhasil dievakuasi, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini korban, namun langkah cepat petugas dinilai berhasil mencegah risiko yang lebih fatal.

Sementara itu, kendaraan beserta barang bukti berupa galon berisi bensin telah diamankan oleh Polres Mojokerto Kotauntuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Aparat akan mendalami alasan korban membawa bahan bakar dalam jumlah cukup banyak dan menggunakan wadah yang tidak sesuai standar.

Baca Juga :
Modus 672 Tersangka BBM-LPG Ilegal Kerja Sama dengan Petugas SPBU hingga Pakai Pelat Palsu
Purbaya: Keputusan Tahan Harga BBM Tidak Naik Instruksi Prabowo
Laba Bukit Asam Anjlok 43 Persen Tertekan Lonjakan Harga BBM

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI Jadi 4,7 Persen, Akademisi Sebut Sinyal Peringatan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Geger! Truk Skylift Dishub Gianyar Terbakar Hebat saat Pangkas Pohon
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
PT Taspen Beri Pernyataan Resmi terkait Kenaikan dan Rapel Gaji Pensiunan PNS 2026
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Ngaku Financially Independent, Anak Pinkan Mambo Kerja Apa?
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Obesitas di Usia Muda Memiliki Risiko Kematian Dini
• 4 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.