Dukung Pengurangan Emisi, Pupuk Kaltim Bakal Bangun PLTS 2,3 MW Tahun Ini

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 2,3 megawatt (MW) pada 2026. Hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah merealisasikan pembangunan PLTS tahap 1 pada 2022 dengan kapasitas 1,2 MW dan tahap 2 pada 2024 dengan kapasitas 2,6 MW.

Bersama dengan langkah rencana kerja sama pemanfaatan CO2, upaya ini dilakukan Pupuk Kaltim dalam rangka memperkuat komitmen keberlanjutan yang diwujudkan melalui implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung target pengurangan emisi, serta memperkuat komitmen menuju perusahaan rendah karbon.

"Pupuk Kaltim akan terus memperkuat implementasi program keberlanjutan melalui inovasi sosial, eco-inovasi, serta pengembangan energi terbarukan guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia," kata Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 8 April 2026.

Di sisi operasional, Pupuk Kaltim juga terus memperkuat efisiensi dan keunggulan kinerja melalui berbagai inisiatif, termasuk Revamping Ammonia Pabrik-2, serta inisiatif hilirisasi dan diversifikasi produk seperti lewat pengembangan pabrik soda ash.

Pupuk Kaltim juga memperkuat eco-inovasi melalui konsep Road to Zero Waste, yang mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir, sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah.

Melalui eco-inovasi ini, sampah dinilai sebagai suatu sumber daya yang berharga dan dengan pengelolaan yang tepat akan memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi masyarakat sekitar.
  Baca juga: Pupuk Kaltim Dorong Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

(Pupuk Kaltim raih PROPER Emas 2025 dari KLH/BPLH. Foto: dok Pupuk Kaltim)
  Raih PROPER Emas ke-9
Berbagai langkah dan komitmen tersebut membuat Pupuk Kaltim kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Gusrizal menyampaikan capaian tersebut menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan prinsip beyond compliance, dengan tidak hanya berfokus pada pemenuhan regulasi, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

"Capaian ini mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim untuk melampaui kepatuhan terhadap regulasi, dengan menghadirkan berbagai inovasi yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat," ujar Gusrizal.

Keberhasilan tersebut juga didukung oleh berbagai inovasi unggulan yang dijalankan perusahaan sepanjang 2025, baik dalam aspek inovasi sosial, eco-inovasi, maupun penerapan ekonomi karbon untuk mendukung keberlanjutan perusahaan. Pupuk Kaltim secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh lini bisnis, termasuk melalui penguatan efisiensi operasional dan pengembangan produk ramah lingkungan.

Pada aspek inovasi sosial, Pupuk Kaltim menghadirkan program PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi) yang mendorong pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif biogas, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Program ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan dan energi terbarukan dalam satu kawasan yang terpadu.

Selain itu, perusahaan juga menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pengasuhan anak dan kesejahteraan keluarga di sekitar wilayah operasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
103 Huntara Warga Terdampak Tanah Bergerak di Tegal Sudah Ditempati
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Melaju ke Babak Kedua, Sabar/Reza Sebut Persiapan di Pelatnas Tingkatkan Kepercayaan Diri
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Asa Mila di Bantaran Rel: Bertahan Hidup di Balik Terpal
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Andai David Da Silva dan Osvaldo Haay CLBK di Persebaya, Mampukah Green Force Saingi Persija dan Persib Musim Depan?
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Subsidi Energi Jebol, DPR Soroti Salah Sasaran: 72 Persen Dinikmati Orang Kaya
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.