Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas (Kadis) Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, bersama jajaran menjenguk petugas Gulkarmat Sektor Johar Baru yang menjadi korban begal.
Pihaknya mengaku turut prihatin atas insiden tersebut. Dia menegaskan Dimas Gulkarmat DKI Jakarta memberikan dukungan moral bagi korban untuk pemulihan.
“Saat ini kondisi petugas sudah membaik dan kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Bayu, dikutip Rabu (8/4/2026).
Dinas Gulkarmat berharap aparat penegak hukum segera memproses dan menindaklanjuti insiden tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku baru mengetahui informasi tersebut.
Namun, dia mengatakan jika kejadian itu benar terjadi, maka tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.
Dia lantas meminta petugas Satpol PP untuk memberikan bantuan terhadap korban, dan meminta korban untuk melaporkan ke polisi.
“Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman ya, yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan, dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum,” kata Pramono, Selasa (7/4/2026).
Dia menegaskan tindakan main hakim sendiri tidak boleh terjadi di Indonesia. Menurutnya, segala bentuk pelanggaran hukum harus diselesaikan melalui jalur yang berlaku.
“Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum,” ucap Pramono.
Diketahui, peristiwa itu terjadi pukul 03.00 WIB di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Korban berinisial BMH (29) dikeroyok lalu dipukul dengan batu. (saa/nsi)




