Korban ledakan di pabrik PT Great Wall Steel di Jalan Brigjend Katamso, Kabupaten Sidoarjo, bertambah. Total korban kini berjumlah 5 orang.
Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono.
"Ya benar korbannya 5," kata Novi saat dikonfirmasi, Rabu (8/4).
Ia menyampaikan, kondisi para korban yakni 4 orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia.
"Iya benar," ucapnya.
Belum ada keterangan mengenai identitas para korban. Saat ini, kata Novi, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab pasti dari ledakan tersebut.
Ledakan keras terjadi PT GWS pada Senin (6/4) sekitar pukul 14.30 WIB.
HRD General Affair PT GWS, Heri Prasetyo, mengatakan bahwa penyebab ledakan itu berasal dari aktivitas pemotongan besi tua yang diterima dari supplier.
"Jadi kita masih belum bisa identifikasi dari supplier yang mana. Jadi, karena supplier kita juga cukup banyak ya. Jadi besi tua yang datang. Nah, itu yang ada di bagian scrap yard. Jadi maksudnya di bagian scrap lapangan," kata Heri saat ditemui di lokasi, Senin (6/4).
Heri menyampaikan, besi-besi tua yang mereka terima dari supplier itu mereka lebur dan sebagian dipotong menggunakan las. Saat pemotongan itu, terjadilah sebuah ledakan pada besi tua tersebut.





