PM Israel Netanyahu tak Mau Hentikan Perang di Lebanon, Coba Kacaukan Gencatan Senjata Iran–AS?

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TEL AVIV—Kantor Perdana Menteri Israel menyambut baik keputusan AS untuk menangguhkan serangan terhadap Iran, tetapi mengatakan gencatan senjata dua minggu itu tidak berlaku untuk Lebanon.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyatakan dukungan untuk keputusan Amerika Serikat untuk menangguhkan serangan terhadap Iran, tetapi mengatakan gencatan senjata dua minggu itu tidak akan mencakup operasi militer Israel yang sedang berlangsung di Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan di X pada hari Rabu, Netanyahu mengatakan Israel mendukung upaya Presiden AS Donald Trump untuk memastikan “Iran tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir, rudal, dan teror bagi Amerika, Israel, negara-negara tetangga Arab Iran, dan dunia”.

Namun, gencatan senjata dua minggu itu “tidak termasuk Lebanon”, katanya.

Pernyataan Netanyahu muncul setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa AS, Iran, dan sekutu mereka “telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan tempat lain”.

Sharif mengatakan langkah itu “berlaku segera”.

Lebanon terseret ke dalam perang AS dan Israel melawan Iran pada 2 Maret setelah Hizbullah yang bersekutu dengan Teheran melancarkan serangan terhadap Israel.

Hizbullah mengatakan serangan itu sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Israel pada hari pertama perang, 28 Februari, serta pelanggaran gencatan senjata yang hampir setiap hari dilakukan Israel di Lebanon pada November 2024.

Gencatan senjata itu disepakati setelah lebih dari setahun terjadi baku tembak lintas perbatasan antara pasukan Israel dan pejuang Hizbullah menyusul peluncuran perang genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023.

Menurut otoritas Lebanon, serangan Israel terhadap Lebanon telah menewaskan lebih dari 1.500 orang sejak 2 Maret dan menyebabkan lebih dari 1,2 juta orang mengungsi.

Militer Israel juga telah melancarkan invasi ke Lebanon selatan dan mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk merebut lebih banyak wilayah untuk apa yang mereka sebut sebagai zona penyangga.

Belum ada komentar langsung dari Hizbullah atau pemerintah Lebanon mengenai pengumuman Netanyahu.

Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari ibu kota Lebanon, Beirut bahwa masuknya Hizbullah ke dalam perang AS-Israel melawan Iran memperluas konflik dan menjebak Israel di berbagai front.

“Perhitungan Hizbullah adalah bahwa mereka memiliki pengaruh politik yang lebih besar ketika bergabung dengan Iran dalam kemungkinan negosiasi, karena Hizbullah telah mengkritik pemerintah Lebanon karena gagal membuat Israel menyetujui persyaratan gencatan senjata terakhir pada tahun 2024,” katanya.

Selain serangan yang hampir setiap hari terjadi, Israel menolak untuk menarik diri dari Lebanon selatan atau membebaskan tahanan atau mengizinkan pengungsi untuk kembali ke rumah mereka, kata Khodr.

Pertanyaannya sekarang, katanya, adalah apakah front Israel-Hizbullah akan dibahas dalam negosiasi mendatang antara Iran dan AS.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam sendiri mengatakan bahwa ia percaya Iran telah menjalankan kampanye militer yang dilancarkan Hizbullah di Lebanon selatan, dan itulah mengapa negosiasi selama dua minggu ke depan akan sangat penting dan krusial bagi Lebanon,” kata Khodr.

“Karena pada akhirnya, Israel menginginkan jaminan keamanan. Dan itu adalah sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh pemerintah Lebanon, negara Lebanon,” tambahnya.

Sementara itu, Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan bahwa militer Israel terus melakukan serangan di bagian selatan negara itu.

Pasukan Israel membom kota Srifa di Tyre selatan serta sebuah mobil di Sadiqin pada Rabu pagi, melukai beberapa orang, katanya. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR RI Bongkar Jebolnya Subsidi Energi: 72 Persen Dinikmati Orang Kaya
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Selamat! Putri Gus Dur, Inayah Wahid Resmi Menikah dengan Kiai Lulusan Mesir, Intip Potret Pernikahannya yang Sederhana
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Rupiah Anjlok ke Rp17.100 per Dolar AS, Airlangga Angkat Bicara
• 17 jam laludisway.id
thumb
Keraguan Pramono akan Petugas PPSU Terlibat Kasus Foto Rekayasa AI di JAKI
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Ayah di Cianjur Tega Setubuhi Putri Kandungnya yang Masih Berusia 9 Tahun
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.