TABLOIDBINTANG.COM - Dimitri terlihat menunggu di sebuah kafe dengan kondisi memprihatinkan. Wajahnya pucat dan lelah karena kurang tidur, namun ia tetap fokus menanti kabar penting.
Tak lama, Jordan datang membawa rekaman baru hasil penelusurannya semalaman, petunjuk yang bisa mengubah segalanya.
Di tengah situasi tegang itu, ponsel Dimitri tiba-tiba berdering. Panggilan dari Freya mengubah suasana menjadi pilu.
Dengan suara bergetar dan tangis pecah, Freya menyampaikan kabar duka Yunita telah meninggal dunia.
Dimitri terhenyak, tak percaya, dan langsung mempertanyakan dari mana Freya mengetahui kabar tersebut.
Sementara itu, Diandra harus menghadapi kenyataan pahit. Ia masih berada di ruang interogasi dengan kondisi fisik dan mental yang terkuras.
Wajahnya pucat, matanya sembab, dan tubuhnya lemah karena tak beristirahat semalaman. Dengan suara lirih, Diandra memohon izin kepada polisi untuk menghadiri pemakaman sang adik.
Namun harapannya pupus, permintaan itu ditolak karena statusnya masih dalam pemeriksaan. Kesedihan Diandra pun tak terbendung.
Di sisi lain, konflik memanas saat Dimitri bersikeras membawa Freya ke pemakaman Yunita. Ia meminta suster untuk menyiapkan putrinya.
Namun, Jupiter tiba-tiba muncul dan langsung melarang keras. Ia menganggap Freya masih terlalu kecil untuk menghadiri pemakaman.
Perdebatan pun tak terhindarkan. Dimitri tersulut emosi dan menegaskan bahwa Freya adalah anaknya, sehingga ia berhak menentukan.
Tapi ucapan Jupiter justru mengejutkan, ia membantah dan hampir membuka rahasia besar tentang siapa sebenarnya Freya.
Ketegangan memuncak. Apakah identitas Freya akhirnya akan terungkap? Dan mampukah Diandra menghadiri pemakaman sang adik?
Saksikan kelanjutan kisah penuh luka dan misteri ini di Jejak Duka Diandra!




